JK Minta Overpass Antapani Jadi Percontohan Nasional

FAKTABANDUNGRAYA.COM – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi keberhasilan inovasi teknolagi yang diterapkan dalam pembangunan Overpass Pelangi Antapani. Menurut, Wapress JK, kedepan apabila daerah akan membangun jembatan layang  dapat mencontoh overpass Antapani yang menerapkan beton ringan yang bisa mengapung di air namun kekuatannya sama dengan beton konvensional. Biayapun lumayan murah dan waktu pekerjaan juga cukup cepat.

Menurut Wapres, selama ini berdasarkan perhitungan kalau membangun flayover / jembatan laying akan menghabiskan anggaran sekitar Rp.100 Miliar, tapi dengan teknologi ini anggaran lebih kecil hanya Rp30 miliar. Jadi nanti harus pakai ini karena anggaran kita terbatas, dan waktupun lebih singkat.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, "Kami bangga Bandung dijadikan sebagai laboratorium inovasi.

Adapun terkait Overpass Pelangi Antapani yang terletak diwilayah Kecamatan Kiaracondong dan Batununggal, Bandung, Jawa Barat  ini, dalam pembangunannya menggunakan Baja struktur yang digunakan pada jembatan layang Antapani berbentuk corrugated atau armco dengan tiga jumlah bentang. Panjang untuk bentang tengah 22 meter dengan tinggi ruang bebas vertikal 5,1 meter dan lebar bentang lainnya (u-turn) sembilan meter.
Dengan penerapan teknologi Corrugated Mortabusa Pusjatan (CMP), sehingga konstruksi lebih cepat 50%, jika dibandingkan untuk konstruksi beton umumnya memakan waktu 12 bulan, sementara CMP hanya memerlukan enam bulan. Kelebihan lainnya adalah bentangan konstruksi jembatan panjang lengkungannya dapat mencapai 36 meter sehingga mampu mengakomodir hingga delapan lajur kendaraan di bawah jembatan, jelas RK. (sein/yadi).




Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment