Kejar Target Produksi Padi, Dirjen TP Launching Percepatan Tanam Padi Di Ngawi

NGAWI, FAKTABANDUNGRAYA.COM -. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Dirjen Tanaman Pangan (TP) terus berupaya menaikan target produksi padi secara nasional dari 72 ton menjadi 77 ton di tahun 2017 ini. Salah satunya melalui gerakan percepatan tanam padi yang dilaunching Sumarjo Gatot Irianto Dirjen TP Kementan di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (21/02).

“Target produksi padi harus dipenuhi secara nasional maka percepatan tanam padi secara nasional harus dilakukan itu sebagai solusinya. Dan itu sudah dikerjakan diseluruh Indonesia cuma seremonialnya di Ngawi,” terang Gatot demikian panggilan akrab Dirjen TP, Selasa (21/02).

Bicara percepatan tanam padi di Ngawi terhitung sampai akhir Februari 2017, Gatot memberikan target 10 ribu hektar dari kesanggupan Dinas Pertanian Ngawi 9 ribu hektar. Mengingat luas total lahan pertanian padi di wilayah ini mencapai 135 ribu hektar lebih.

Tambahnya, untuk mendorong percepatan tanam maka pemerintah tak segan-segan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor tangan, pompa air, combine harvester, maupun transplanter, baik melalui APBN maupun APBD. Melalui upaya percepatan tanam, lanjutnya, diharapkan indeks pertanaman padi naik dari 1,5 menjadi 2,5 bahkan kalau bisa 3.

Untuk mengejar target tersebut pungkasnya, Kementan akan terus menggejot produksi padi di daerah-daerah lumbung pangan nasional seperti Ngawi, Jawa Timur. Pemerintah pusat akan menambah anggaran untuk sektor tersebut apalagi secara umum di Jawa Timur dua tahun terakhir mampu meningkatkan produksi padi mencapai 2 juta ton lebih bahkan mendekati 3 juta ton. (pr/red)

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar