Sambut Ciletuh Jadi Geopark Dunia, Pemprov Jabar Benahi Sarana-Prasarana Ciletuh

JABAR, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, mengungkapkan beberapa waktu Tim Asesor UNESCO telah berkunjung ke kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, untuk menilai Geopark Ciletuh Palabuhanratu masuk UNESCO Global Geopark atau tidak.

Menurut Wagub Demiz, kunjungan Tim Asesor UNESCO ke Geopark Ciletuh diantaranya Alexandru Andrasanu dari Rumania, dan Soo Jai Lee dari Korea Selatan, berlangsung pada Selasa hingga Jum’at (1 s.d 4/8) lalu.

Kedatangan tim Asesor UNISCO ini tentunya memberikan tambahan semangat untuk lebih memperkuat komitmen dan menyatukan kekuatan semua pemangku kepentingan, terutama dalam rangka menerapkan konsep Community Based Tourism yang berbasis pada aspek konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan, ujar Demiz, kemarin.

Demiz juga mengungkapkan, demi tercapainya cita-cita tersebut, pihaknya juga akan terus membenahi sistem manajemen dan memperbanyak upaya promosi, seperti penyelenggaraan Festival Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang dilaksanakan sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 agar terus dipertahankan. Termasuk juga membenahi sarana-parasara pendukung sebagai destinasi wisata baru.

Jawa Barat dengan luas wilayah mencapai lebih dari 37 ribu km2, memiliki surga-surga tersembunyi yang potensial untuk digali dan dikembangkan menjadi destinasi wisata kelas dunia, salah satunya Geopark Ciletuh tersebut.

Untuk itu, sembari menunggu hasil penilian dari Tim Asesor UNESCO yang baru akan disampaikan pada acara forum Asia Pacific Geopark Network di Tiongkok pada bulan September mendatang. Pemprov Jabar akan terus berbenah diri menata kawasan ciletuh, termasuk melakukan peningkatan di bidang infrastrukturnya/ aksesbilitas menuju kawasan Ciletuh, ujarnya.

"Besar harapan kami, Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu memperoleh rekomendasi untuk menjadi UNESCO Global Geopark," harap Demiz.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Ida Hernida mengatakan Geopark Ciletuh memiliki luas sekitar 126 ribu hektar yang menghampar dari Ujung Genteng sampai Cisolok dan berbatasan langsung dengan Provinsi Banten.

Ida mengatakan, selama sekitar sebulan kebelakang pihaknya melakukan pembenahan terhadap sejumlah aspek struktur, dan infrastruktur pendukung seperti panel-panel penerangan, pagar-pagar, pemasangan penunjuk jalan.

Selanjutya secara alamiah, Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu memiliki bebatuan berkarakter yang terbentuk dari dua penggalan kerak bumi, yaitu lempeng samudera dan lembeng benua. Selain itu Geopark Ciletuh uga memiliki air terjun, perbukitan dan hutan.

Untuk itu, kita optimis apa yang terdapat di kawasan Geopark Ciletuh mendapatkan penilaian tersendiri oleh Tim Asesor UNESCO, sehingga nantinya Ciletuh ditetapkan sebagai Geopark Dunia oleh UNESCI, harap ida. (hms/sein).




Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar