Bupati Dedi Mulyadi Pelopori Aksi Empati Untuk Rakyat Rohingya-Myanmar

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Pelopori aksi empati  untuk
Rakyat Rohingya-Myanmar ( foto : rony/tian).
PURWAKRTA, FAKTABANDUNGRAYA.COM,--Tragedi kemanusian akibat kekejaman militer Myanmar terhadap kelompok muslim Rohingya, mengundang banyak simpati dan empati hampir seantero jagat. Bahkan di Indonesia, aksi empati itu terus ditunjukan oleh berbagai kalangan atas kekerasan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mempelopori aksi empati krisis kemanusia terhadap etnis muslim Rohingya, dilaksanakan di Bale Maya Datar, kompleks Sekretariat Daerah, jalan Gandanegara No.25 Purwakarta- Jawa Barat, Senin (04/09).

Dalam aksi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB, Bupati Dedi menyediakan sebuah gentong kecil dan menghimbau/ mengajak seluruh pejabat esselon II sampai IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta untuk bersama-sama mengumpulkan dana demi membantu etnis Rohingya yang sedang mengalami kekerasan dan pendertitaan.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, hari ini kita melakukan aksi nyata, bukan sekedar mengecam. Kita kumpulkan dana untuk masyarakat Rohingya, semoga bisa meringankan beban mereka,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi pun mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat agar tidak memperuncing konflik di salah satu Negara Anggota ASEAN tersebut, apalagi membawanya menjadi sentimen SARA di Indonesia, tegasnya.

Sebab lanjut dia, pada prinsif-nya, penyelesaian masalah ini harus berpijak pada nilai kemanusiaan sebagai dasar perdamaian.

"Siapapun yang menghilangkan nyawa perorangan ataupun komunitas, itu tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun karena itu adalah perbuatan keji,"ujar Dedi.

Di Purwakarta, Dedi menarget pengumpulan dana tersebut dapat mencapai Rp 200 juta dan setelah terkumpul kemudian Pemkab Purwakarta akan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat untuk penyaluran bantuan, pungkasnya.

Dalam kegiatan aksi empati tersebut tampak para pejabat yang hadir silih berganti memasukan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp100 ribu ke dalam gentong kecil yang telah disediakan. Semua antusias memberikan sumbangan sebagai rasa Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh, dalam budaya khas Jawa Barat.

Asep Supriatna, salah seorang pejabat ASN Purwakarta, dirinya merasa prihatin atas tragedi kemanusian yang terjadi di Rohingya, Myanmar.

Pada saat itu Asep-pun langsung mengeluarkan sejumlah uang dan dimasukan kedalam gentong tersebut.



"Alhamdulillah, bisa berpartisipasi, semoga bermanfaat, ucap Asep. (Rony/Tian)

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar