Sebanyak 32 Ribu Peserta Didik Ikuti Sekolah SMA Terbuka dan SMK PJJ

Wagub Demiz Resmikan SMA Terbuka & SMK PJJ di Subang
SUBANG, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Pemerataan Pendidikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan pada tahun ajaran 2017-2018, telah menerima sebanyak 32 Ribu peserta didik yang bersekolah di SMA Terbuka dan SMK Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Menurut Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz), diluncurkannya program SMA Terbuka dan SMK PJJ ini bertujuan untuk meningkatkan APK SMA/SMK serta mendorong agar seluruh anak di Jawa Barat tidak putus sekolah terutama dari keluarga miskin, sehingga tidak ada lagi penolakan oleh sekolah.

Selain itu, SMA Terbuka dan SMK PJJ merupakan langkah insiatif dan konkrit dari Pemprov Jawa Barat, terutama pasca-alih kelola SMA/SMK dari Pemkot/Pemkab ke Pemprov. Hal ini dikatakan, Wagub Demiz didampingi Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi dan Bupati Subang Imas Aryumningsih saat meresmikan SMA Terbuka dan SMK Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Kabupaten Subang di SMA Negeri 1 Patokbesi, Jl. Rawagebang KM 1 Ciberes, Patokbesi, Subang, Minggu, lalu.

Dikatakan, ada tiga langkah integratif yang Pemprov Jabar dibidang Pendidikan, Pertama, pendidikan sejak usia dini harus bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Jawa Barat. Kedua, seluruh masyarakat Jawa Barat bisa merasakan sekolah setinggi-tingginya. Dan ketiga, pemerataan kesempatan pendidikan untuk seluruh masyarakat Jawa Barat.

Alhamdulillah, tahun ini ada sebanyak 32.ribu peserta didik mengikuti program SMA Terbuka dan SMK PJJ di seluruh Jawa Barat. Dengan demikian, keberadaan SMA Terbuka dan SMK Pendidikan Jarak Jauh untuk hal tersebut (pemerataan pendidikan). Ini salah satu solusi kenapa ada SMA Terbuka dan SMK Pendidikan Jarak Jauh,” katanya.

Sementara itu Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi dalam laporannya mengatakan, dari 32 ribu peserta didik SMA Terbuka dan SMK PJJ, di Kabupaten Subang sendiri peserta didiknya mencapai 2.076 orang, yang dibuka di 10 SMA Terbuka dengan 25 TKB (Tempat Kegiatan Belajar) dan jumlah peserta didik mencapai 755 siswa, serta 17 SMK PJJ dengan 40 TKB dan jumlah peserta didik mencapai 1.321 siswa.

“Tiap tahun ada anak Jawa Barat lulusan SMP kurang lebih ada 170 ribu yang belum bisa melanjutkan SMA/SMK atau Aliyah. Dengan berbagai alasan, karena demografi, karena kerja, dan sebagainya. Sementara Angka Partisipasi Kasar (APK) Jawa Barat sekarang baru di angka 76,6 persen,” ujarnya.

Ditegaskan Kadisdik Jabar, bahwa program SMA Terbuka dan SMK PJJ ini “GRATIS” atau tidak dipungut biaya sepeser pun. Semua biaya ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Pemprov Jabar melalui BPMU Jabar.

Hadadi juga mengungkapkan, Program SMA Terbuka dan SMK PJJ sifatnya sementara, sampai kami Pemerintah punya kesiapan untuk membangun sekolah baru. Ada peserta didiknya, sampai ada gurunya. Inshaa Allah dalam dua siklus program ini selesai. Maka berikutnya anak-anak sekolah seperti biasa, reguler,” katanya.

Sedangkan terkait perbedaan, SMA Terbuka dan SMK PJJ dengan SMA/SMK biasa/ reguler yaitu terletak pada waktu dan tempat belajarnya yang fleksibel. Waktu belajarnya minimal dua kali dalam seminggu. Sementara kurikulumnya disesuaikan. Sistem belajarnya berbasis IT dan Aplikasi, selain itu tersedia juga modul-modul manual untuk belajar.

Selain itu, Disdik Jabar juga sudah siapkan guru-guru binanya, guru kunjungnya, dan juga guru pamongnya. Dan juga setiap tiga TKB dikelola oleh satu orang manajer atau pengelola. Inshaa Allah untuk pengelola TKB ada honornya dan untuk guru kunjung pun ada honornya,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa program SMA Terbuka dan SMK PJJ sudah berjalan dengan baik di enam kabupaten. Ada 4 ribu peserta didiknya dan telah lulus hingga berhasil kuliah di beberapa perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan perguruan tinggi lainnya., tandasnya. (sein/red)

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar