BNN Kabupaten Bandung Barat Sosialisasikan Program P4G Narkoba


Bupati Abubakar , BNN Jabar , BNN KBB dan Peserta P4GN
BANDUNGBARAT, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Peredaran Narkoba di Indonesia sangat memprihatinkan bahkan kini sudah masuk keseluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat bekerja sama dengan BNN Provinsi Jabar menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Peredaran Gelap Narkoba, yang dilaksanakan di Garden Permata Hotel Bandung, Rabu (01/11).

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BNN sangat berharap agar pengetahuan masyarakat terhadap bahaya Narkoba dapat memahami dan sekaligus minimal dapat mensosialisasikan di rumah masing-masing. Sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat menghindari narkoba. Narkoba sangat membahayakan diri dan masa depan negara, hal ini harus di perangi juga di berantas secara bersama-sama, agar perederan narkoba di indonesia dapat di basmi, dan bangsa kita bisa lebih maju dan sehat tanpa narkoba.

" Setiap saat dan dimanapun pihak BNN Kabupaten Bandung Barat siap memberikan panduan dan penyuluhan terhadap bahaya Narkoba bagi kehidupan atas pengaruh zat yang merusak organ tubuh dan kecanduan yang dimiliki bahan narkoba”. Hal ini diungkapkan kepala BNN Kabupaten Bandung Barat Sam Norati Martiana dalam sambutan pembukaan yang dibacakan oleh Ketua Panitia Peri.

Kegiatan dilaksanakan digarden Permata Hotel Bandung dihadiri kepala BNN Provinsi Jabar Brigjen Drs Nurhasi dan Bupati Bandung Barat H Abubakar yang sekaligus membuka giatan, dengan diikuti pesarta dari perwakilan organisasi kepemudaan, agama dan kemasyarakatan yang sebelumnya seluruh peserta dilakukan tes urine sebelum mengikuti kegiatan

Dalam sambutanya Ketua BNN Provisi Jabar Brigjen Drs Nurhadi menyampaikan, dengan berbekal materi penguatan kemampuan dan pemahaman mengenai komunikasi efektif dalam bersosialisasi terkait P4GN, narkoba dalam aspek hukum, adiksi dasar, strategi dan konseptualisasi pengembangan progam P4GN di lingkungan serta kemampuan dasar, dengan sosialisasi terkait bahaya narkoba dapat diterima oleh masyarakat.

Dalam memerangi bahaya narkoba di lingkungan, maka antar lembaga harus saling berkomunikasi atau melakukan koordinasi dalam upaya sinkronisasi tujuan bersama untuk menyelamatkan dari narkoba." terangnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat H. Abubakar mengatakan, dengan perkembangan peledaran narkoba khususnya di Jawa Barat sangat memprihatinkan, yang salah satunya hasil investigasi faktor keluarga. Namun hingga kini di Kabupaten Bandung Barat masih dikatakan dan tergolong jenis psitropica, dengan dibekalinya, peserta mempunyai tanggungjawab moral untuk diimplementasikan mengenai pencegahan peledaran narkotika, kepada maayarakat.

Abubakar juga meminta kepada seluruh peserta sosialisasi P4 Narkoba, untuk dapat mengikuti dengan baik dan sangat berharga dan bermanfaat bagi peserta agar tidak terjerat Narkoba termasuk juga mencegah agar keluarga masing-masing juga tidak terpengaruh terhadap Narkoba.

Untuk mensukseskan program P4G Narkoba tidak cukup oleh BNN saja, namun harus didukung oleh komunitas atau jaringan, dengan sepakat kita perangi narkoba, kita harus bisa mendeteksi dengan adanya indikasi penggunaan narkoba, indikasi peredaran narkoba sudah masuk ke tingkat sekolah tingkat dasar , tandasnya. (trs).

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar