SMSI Jabar Gelar Rakerda dan Sosialisasikan Media Siber


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Dalam rangka meningkatkan profesionlisme dan kualitas pemberitaan Media Siber (Online) berbasis internet, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat, melakukan rapat kerja daerah (Rakerda) dan sosialisasi keberadaan SMSI dengan mengusung tema “Membangun Media Siber yang Profesional dan Berintegritas", di hotel Horison Bandung, Rabu (01/11).

Rakerda dan Sosialisasi SMSI dibuka oleh Kepala Kesbangpol Jabar Rudy Gandakusumah mewakili Gubernur Jabar yang berhalangan hadir. Turut hadir juga Ketua Umum SMSI Pusat Teguh Santosa, Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah, Ketua PWI Jawa Barat Mirza Zulhadi, Pengurus PWI se-Jawa Barat, dan para Pimpinan serta pemilik perusahaan media siber di Jawa Barat.

Ketua SMSI Jabar Hardiyansyah mengatakan, seiring dengan perkembangan dunia media massa dan kecepatan informasi dan komunikasi, tentunya menjadi tantangan yang tidak ringan, karena beberapa tahun belakangan ini ketergantungan masyarakat pada dunia siber dari hari kehari terus meningkat.

Namun, sayangnya, kata Herdiyansyah yang akrab di sapa Andy, bahwa ditengah menjamurnya media siber, kebanyakan media siber belum dikelola secara profesional dan kurang menghormati etika jurnalistik. Untuk itu dengan hadirnya SMSI ini, khususnya di Jabar diharapkan dapat membenahi kekurangan tersebut.

Kehadiran rekan-rekan peserta Rakerda dan sosialisasi SMSI, tentunya sangat penting dalam pembenahan media siber. Terlebih lagi, tahun depan Provinsi Jabar akan menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar dan pilkada di 16 Kab/kota di Jabar. Untuk itu, kita berharap agar semua media siber di Jabar dapat mendukung dan mempublikasi pemberitaan yang berkualitas demi suksesnya Pilgub dan Pilkada Serentak di Jabar 2018.

Untuk itu, SMSI ini harus kita jadikan wadah dalam mendorong media siber yang profesional dan berintegritas. Selain itu, kita jadikan Garda terdepan dalam melawan dan memerangi pemberitaan bohong atau HOAX yang muncul di media sosial, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum SMSI Pusat Teguh Santosa, mengatakan saat ini telah terjadi pergeseran besar dalam dunia media dari Cetak ke Siber. Untuk itu, pimpinan media harus cermat dan jeli dalam menangkap peluang, jangan sampai terjebak dalam perubahan besar tersebut.

Menurut Teguh, kehadirin organisasi SMSI ini bukan beranggotakan individu wartawan, tetapi perusahaan media siber. Visinya, media anggota SMSI menjadi perusahaan profesional yang menjadi tumpuan para pekerjanya, tempat karyawan mengharapkan penghidupan yang layak.

Selain itu, SMSI bertekad membangun masyarakat digital yang beradab agar Indonesia tidak hanya jadi pengguna dan membicarakan tentang digitalisasi, tetapi pencipta aplikasi itu sendiri. "Kita ciptakan big data sendiri. Pekerjaan besar menanti kita," tambahnya.

Kepala Kesbangpol Jabar Rudy Gandakusumah mengtakan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengapresiasi digelarnya Rakerda dan Sosialisasi SMSI Jabar. Bahkan pak Gubernur berpesan bahwa wartawan memiliki empat fungsi, yakni pemberi informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Sehingga apa yang akan disampaikan dalam rakerda SMSI hari ini bisa menelurkan gagasan yang baik.

Pemerintah Provinsi Jabar percaya, bahwa kehadiran media siber di Jabar, akan menyajikan informasi yang berkualitas, sesuai fakta dan kredibilitas, demi untuk memajukan Jawa Barat yang lebih maju lagi, harapnya.

Selain itu, Rudy berharap semoga Pilgub Jabar 2018 mendatang dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas yang benar-benar bekerja untuk Rakyat Jabar dan kemajuan Provinsi Jabar. Karena selama 10 tahun dipimpinan Gubernur Aher, ada sekitar 220 penghargaan dan meraih 6 WTP berturut dari BPK RI didapat Provinsi Jabar.

“Selamat mengikuti Raderda dan sosialisasi SMSI Jabar ”,tandasnya. (sein)

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar