Wali Kota Bandung Terima Penghargaan “Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha”

Mendagri foto bersama  usai menyerahkan  penghargaan
(foto: istimewah)
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA.COM,-- Peringatan Hari Pahlawan 2017, Wali kota Bandung Ridwan Kamil menerima penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI, Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Pemberian tanda kehormatan tersebut diserahkan Mendagri pada saat Upacara Hari Pahlawan di halaman utama Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Bersama 11 kepala daerah lainnya, pria yang akrab disapa Emil itu mendapatkan apresiasi sebagai kepala daerah berjasa besar, berprestasi dengan kinerja sangat tinggi dalam menyelenggarakan pemerintah daerah berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 37/K Tahun 2017 tentang penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.

Selain kedua belas kepala daerah tersebut, terdapat tiga Pemerintah Daerah yang memperoleh penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha atas karya tertinggi pelaksanaan pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketiga Pemda tersebut antara lain Pemkab Pinrang, Pemkab Bantul, dan Pemkot Samarinda.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dalam amanatnya mengemukakan, para kepala daerah penerima penghargaan merupakan dinilai telah berhasil mengemban amanah masyarakat pemilih, telah konsisten menjalankan janji kampanye, dan terus menerus membuktikan mampu menuntaskan, walaupun belum tuntas masa jabatan, tapi sudah minimal 80% terselesaikan semua program pembangunan.

"Penghargaan ini juga untuk memacu untuk kepala daerah lain agar melanjutkan program strategis nasional di daerah, menggerakkan masyarakat, mengorganisasi masyarakat untuk menuntaskan program prioritas di daerah masing-masing," tuturnya.

Penghargaan tersebut, kata dia, bukan hanya penilaian dari Kemendagri semata, melainkan seluruh kementerian dan lembaga negara setelah melalui proses yang cukup panjang.

"Selamat atas penghargaan yang telah didapat. Semoga ke depan dapat mempertahankan kinerja ini demi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan sosial," sambung dia.

Dalam kesempatan Hari Pahlawan ini, Mendagri juga mengajak kepada seluruh kepala daerah untuk senantiasa meneruskan keinginan, harapan, dan cita cita para pahlawan, para pendiri bangsa. Sebagai generasi penerus, lanjutnya, kita harus mengisi kemerdekaan ini untuk tujuan utama yakni menjadikan masyarakat adil dan makmur.

"Semoga Hari Pahlawan ini terus memperteguh hati kita semua untuk terus bersama-sama membangun bangsa yang mandiri, berdaulat, dan bangsa yang memiliki jati diri Pancasila, serta memegang teguh UUD 1945, Bhinekka Tunggal Ika, dan NKRI," harapnya.

Ditemui selepas menerima penghargaan, Emil mengaku, apresiasi tersebut merupakan pemacu untuk bekerja lebih baik lagi di masa yang akan datang. Lulusan Universitas of California, Berkeley tersebut pun optimistis dapat menuntaskan semua program pembangunan yang telah dicanangkan dalam sisa waktu periode jabatannya satu tahun ke depan.

"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah wajah dari gerak langkah PNS di Kota Bandung. Bahwa gerak ini sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah pusat. Semoga Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Kota Bandung menjadi juara se-Indonesia di masa mendatang. Dan saya yakin SDM kita mampu," pungkasnya.

Satyalanca Karya Bhakti Praja Nugraha tersebut melengkapi koleksi penghargaan yang diraih selama empat tahun terakhir ini menjadi 287 penghargaan baik dari level provinsi, nasional, hingga internasional. Termasuk penghargaan Dukcapil Hebat dari Kementerian Dalam Negeri yang berhasil diraih pada Kamis (09/11/2017) malam. (sein/*)

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar