Lanud Husein Sastranegara Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439H, Jadikan Hikmah Maulid Sebagai Keteladanan Tingkatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat

FAKTABANDUNGRAYA.COM,- BANDUNG,- Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439H/2017 M di Masjid Al-Mu’minun Lanud Husein Sastranegara, berlangsung dengan khidmat. Walaupun dilaksanakan pada saat jam dinas berlangsung, Kamis (14/12), Bandung.


Dengan mengambil tema, “ JADIKAN HIKMAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW TAHUN 1439 H/ 2017 M SEBAGAI KETELADANAN DALAM MENINGKATKAN KEMANUNGGALAN TNI DENGAN RAKYAT”. Kegiatan ini Dihadiri oleh Kadispers Lanud Husein Sastranegara Letkol Adm Pramu Subroto, S.AP, Perwira, Bintara, Tamtama, PNS serta Ibu-Ibu PIA Ardhya Garini Cabang 4/DI Lanud Husein Sastranegara. 


Dalam sambutannya Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Iman Handojo, S.IKom yang dibacakan Kadispers mengatakan bahwa kedisiplinan Nabi Besar Muhammad SAW Dalam melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT tidak hanya melekat pada dirinya sendiri, tetapi juga memancar kedalam diri para sahabat-sahabatnya sehingga melahirkan satu generasi yang benar-benar taat kepada Allah SWT, taat kepada Rasul dan taat kepada pemimpinnya.


Senada dengan Danlanud, penceramah K.H. Abdul Hanan, S.Th.I, M.Ag.,menyampaikan Hikmah Nabi Muhammad SAW adalah penguatan aqidah, iman dan taqwa kepada Allah SWT, Meningkatkan Ibadah kepada Allah SWT serta mengajak kepada personel Lanud Husein Sastranegara untuk memanfaatkan waktu dengan baik, karena kehidupan dan kebahagiaan di dunia hanya tipuan saja, untuk itu  pergunakan waktu di dunia ini dengan perbuatan  yang bermanfaat. Manfaatkan waktu dengan keimanan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, jadi jangan sia-siakan waktu yang hanya sebentar ini. (Suryadi)

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.