Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkot Bandung Berangkatkan 40 Pekerja ke Jepang, Pelatihan Bahasa Digratiskan hingga Rp10 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 | 23:28 WIB Last Updated 2026-07-30T16:28:53Z
Klik
Pemkot Bandung berangkatkan 40 warga untuk kerja di Jepang



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung terus memperluas akses lapangan kerja bagi warganya, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga ke pasar kerja internasional. Sebanyak 40 warga Kota Bandung resmi diberangkatkan untuk bekerja di Jepang melalui program penempatan tenaga kerja yang didukung subsidi pelatihan bahasa dari pemerintah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya menekan angka pengangguran sekaligus membuka peluang pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik. Setiap peserta memperoleh subsidi pelatihan bahasa Jepang hingga level N5 senilai sekitar Rp10 juta.

"Peluang kerja di Jepang masih sangat besar. Mereka membutuhkan banyak tenaga kerja dan menilai pekerja asal Kota Bandung memiliki etos kerja yang baik, terampil, dan kreatif," ujar Yayan saat Job Fair Wilayah Bandung Selatan di Miko Mall, Kamis (30/7/2026).

Para peserta akan bekerja selama tiga tahun di berbagai sektor, mulai dari perawatan lansia, pengolahan makanan, restoran, hingga konstruksi. Sementara biaya keberangkatan seperti tiket dan visa difasilitasi melalui kerja sama dengan perbankan dan mitra di Jepang, sehingga peserta tidak terbebani biaya besar di awal.

Yayan juga mengingatkan para pekerja agar menjaga disiplin dan nama baik Kota Bandung selama bekerja di Jepang. Menurutnya, perilaku pekerja menjadi salah satu pertimbangan penting bagi perusahaan Jepang dalam membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia.

Hasil Job Fair : Pemkot Bandung berangkatkan 40 warga bekerja ke Jepang



Sementara itu, Founder LPK Ohm, Rizal Ansory, menjelaskan 40 peserta berasal dari tiga lembaga pelatihan kerja, yakni LPK Bahana, LPK Hikari Senseiku, dan LPK Ohm. Sebelum diberangkatkan, mereka mengikuti pembinaan intensif selama sekitar enam bulan yang mencakup kemampuan bahasa, budaya kerja, disiplin, serta kesiapan mental dan fisik.


Keberangkatan para peserta dilakukan secara bertahap mulai Juli hingga akhir 2026, menyesuaikan kebutuhan perusahaan penerima di Jepang. Program ini diharapkan menjadi jalan bagi semakin banyak warga Kota Bandung untuk meraih pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update