![]() |
| Tahura jadi alternatif wisata libur lebaran |
Pengelola Tahura memastikan
kesiapan kawasan dalam menghadapi lonjakan pengunjung saat musim libur Lebaran
2026. Berbagai langkah antisipatif telah dilakukan, salah satunya melalui apel
siaga yang melibatkan aparat keamanan dari Polsek dan Koramil, serta dukungan
tim medis.
Langkah tersebut diambil guna
menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan selama berada di
kawasan konservasi tersebut.
Selain menyuguhkan panorama hutan
pinus yang asri, Tahura Djuanda juga menawarkan beragam aktivitas wisata
edukatif. Pengunjung dapat menikmati jalur trekking sambil menjelajahi situs
bersejarah seperti Gua Jepang dan Gua Belanda yang menjadi saksi perjalanan
sejarah masa lampau.
Daya tarik lainnya adalah kawasan
penangkaran rusa yang kerap menjadi favorit anak-anak. Interaksi langsung
dengan satwa jinak ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus rekreasi yang
menyenangkan bagi keluarga.
Dari sisi harga, Tahura tergolong
terjangkau. Tiket masuk bagi wisatawan domestik dibanderol Rp17.000, sementara
wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp57.000. Pemesanan tiket juga semakin
mudah melalui aplikasi Sapawarga yang tersedia di Play Store dan App Store.
Akses menuju lokasi pun relatif
mudah. Dari pusat Kota Bandung, pengunjung dapat melalui Jalan Ir. H. Djuanda
(Dago) menuju Dago Atas, atau menggunakan jalur alternatif seperti Jalan
Cihampelas dan Jalan Dipatiukur. Bagi pengguna transportasi umum, tersedia
angkutan kota jurusan Stasiun Hall–Dago yang dapat dilanjutkan dengan ojek menuju
lokasi.
Meski demikian, masyarakat
disarankan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasa
terjadi saat musim liburan.
Pemerintah Kota Bandung turut
mengimbau pengunjung untuk tetap mematuhi aturan selama berada di kawasan Tahura,
termasuk menjaga kebersihan, tidak merusak lingkungan, serta mengikuti arahan
petugas demi menjaga kelestarian hutan. (rob/red).
