Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Farhan Perintahkan Penertiban Bangunan Ilegal dan Percepatan Normalisasi Drainase di Panjunan

Selasa, 14 April 2026 | 21:17 WIB Last Updated 2026-04-14T14:17:34Z
Klik
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menginstruksikan tindakan tegas terhadap bangunan ilegal serta percepatan normalisasi drainase di wilayah Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menginstruksikan tindakan tegas terhadap bangunan ilegal serta percepatan normalisasi drainase di wilayah Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, menyusul temuan penyempitan aliran sungai yang berpotensi memicu banjir.

Instruksi tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Panjunan, Senin (13/4/2026). Ia menegaskan, bangunan yang terbukti melanggar aturan dan berdiri di atas saluran air harus segera ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau melanggar, kirim SP1, SP2, SP3. Kalau perlu kita bongkar,” tegasnya.

Farhan menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa ragu selama memiliki dasar hukum yang jelas, guna menjaga ketertiban serta mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.

Selain penertiban bangunan, Farhan juga menyoroti persoalan drainase yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir di kawasan tersebut. Ia menerima laporan bahwa banyak saluran air yang tertutup permanen dan dipenuhi utilitas bawah tanah, sehingga menyulitkan proses pembersihan.

Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak optimal dan berpotensi meluap saat hujan deras. Oleh karena itu, Farhan mendorong perubahan sistem drainase menjadi lebih terbuka atau menggunakan mekanisme yang memudahkan perawatan.

Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Panjunan


“Kalau tertutup terus, kita tidak bisa kontrol. Lebih baik terbuka atau sistem bongkar pasang,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran teknis segera melakukan survei lapangan guna menentukan langkah penanganan yang paling efektif dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah Panjunan.

Tidak hanya itu, Farhan turut menyoroti sejumlah persoalan lain seperti minimnya penerangan jalan umum (PJU) serta potensi bahaya dari pohon yang rawan tumbang. Ia meminta seluruh permasalahan tersebut segera ditindaklanjuti secara terpadu.

Sebagai bentuk keseriusan, Farhan menyatakan akan kembali meninjau lokasi dalam waktu dekat untuk memastikan progres penanganan di lapangan.

“Rabu saya akan kembali. Semua harus sudah ada progres,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bandung berharap langkah tegas ini dapat memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga di wilayah tersebut. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update