Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kali Pertama, Dansektor 21 Sidak 3 Pabrik Di Kawasan Kaha Group

Kamis, 04 Oktober 2018 | 23:21 WIB Last Updated 2018-10-05T00:10:57Z
Klik
FAKTABANDUNGRAYA, SOLOKANJERUK - Kali pertama sambangi wilayah Subsektor Solokan Jeruk, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat   sambangi beberapa pelaku industri di Kawasan Kaha Grup yang berlokasi di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (4/10). Pabrik tekstil yang disambangi antara lain, PT. Dong Heung, PT Hattori Indonesia, PT Indoria Tekstil.

Hal ini dilakukan Dansektor 21 menindaklanjuti laporan dari anggotanya dan juga sekaligus melihat sudah sejauh mana pelaku industri yang ada di kawasan tersebut melakukan peningkatan pengelolaan limbah sebagai dukungan terhadap Satgas Citarum dalam upaya mengembalikan ekosistem sungai dari pencemaran melalui program Citarum Harum.

"Ini pertama kali saya melakukan pengecekan terhadap pelaku industri yang ada di wilayah Subsektor Solokan Jeruk, yang mulai aktif dan konsen sekitar dua minggu lalu sejak penambahan Subsektor," ujar Kolonel Yusep.

Dalam melakukan pengecekan, Dansektor 21 didampingi Hendri selaku Humas Kaha Grup, dan beberapa awak media. Sebelum melakukan pengecekan ke pabrik yang ada di kawasan tersebut, Dansektor 21 sempat tak menyangka jika di komplek Kaha Grup ini terdapat lebih dari 30 pabrik TPT (Tekstil dan Produk Tekstil). Sebagaian besar pabrik, kata Hendri, hanya Sizing (WJL dan AJL), Garment dan tak ada pabrik yang memproduksi pencelupan.

Pabrik pertama yang disambangi PT Dong Heung, Dansektor 21 mendapati bahwa perusahaan ini belum memiliki pengolahan limbah cair secara maksimal. Atas dasar itu, Dansektor meminta agar perusahaan segera membuat pengelolaan yang lebih baik dan tersistem.

Dua pabrik lainnya, PT Hattori dan PT Indoria Tekstil Dansektor 21 merasa cukup puas karena selain terdapat pengelolaan limbah dan sistem pengolahannya juga baik.

Bahkan, PT Hattori Indonesia sudah mampu mengolah limbah cair pabriknya menjadi Pupuk Organik dan Pakan ternak. Kedua pabrik juga merecycle seluruh limbahnya.

Usai mengecek ketiga pabrik yang ada di komplek Kaha Grup, Dansektor 21 menginstruksikan anggotanya untuk terus melakukan pemantauan terhadap sumber-sumber pencemaran, baik limbah domestik terlebih limbah industri.

"Saya perintahkan anggota untuk terus melakukan pantauan di kawasan ini, untuk tidak melakukan pencemaran bagi sungai dan lingkungan," tandasnya.
×
Berita Terbaru Update