Milad Ke 6 PMPRI, Semangat Pahlawan Juga Peduli Citarum

BANDUNG, faktabandungraya.com,--- Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional Indonesia, perayaan HUT Ke-6 PMPRI (Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia) menggelar kegiatan Bakti sosial dan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian tradisional Jawa Barat, yang digelar di depan pelataran Sekretariat DPP LSM PMPRI, Jalan Dago Elos IV, Nomor 406, Kota Bandung, Minggu (10/11/19).

Ketua Umum PMPRI Rohimat Joker mengungkapkan alasan perayaan hari jadi yang ke 6 tahun bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, dijadikan sebagai pengingat dan momentum untuk melanjutkan cita cita para pahlawan dan pejuang terdahulu, mengisi kemerdekaan dengan hal hal yang positif. Seperti halnya yang saat ini dilakukan LSM PMPRI, dalam upaya mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam melestarikan lingkungan melalui program Citarum Harum.

"Sebetulnya pmpr indonesia dibentuk pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2013, namun kenapa kita laksanakan perayaan bertepatan dengan hari ini hari pahlawan, karena kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan," ungkapnya.

"Momentum ini bisa dijadikan semangat perjuangan bagi anggota dan kader pmpri. Untuk mengenang jasa para pahlawan, nanti kita juga akan menggelar doa bersama," sambungnya.

Berkaitan dengan sikap LSM PMPRI dalam mendukung program percepatan pengendalian dan kerusakan DAS Citarum, Rohimat Joker menjelaskan bahwa LSM yang tersebar di 11 Propinsi ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam mengembalikan kelestarian alam yang bertujuan sangat baik, tidak hanya untuk masyarakat dan generasi saat ini, tapi juga untuk mempersiapkan lingkungan dan alam yang lestari bagi generasi akan datang.

"Tujuan utama dan pokok kegiatan pmpri untuk saat ini adalah mendampingi satgas citarum, untuk ikut sama sama mensukseskan program pemerintah dalam rangka memulihkan atau mengembalikan ekosistem das citarum," tuturnya.

"Kebetulan untuk hari senin besok (11/11/19), bersih bersih sungai dan deklarasi mengajak masyarakat untuk sadar lingkungan. Di teras cikapundung, bersihkan aliran sungai dan bantaran dari pencemaran sampah," imbuhnya.

"Kita akan rutin lakukan, jadi peduli terhadap lingkungan bukan hanya seremonial saja, tapi harus berkelanjutan, jadi sadar itu bukan hanya sesaat tapi selamanya, istiqomah," pungkasnya. (Cuy).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.