Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

DPRD Jabar Apresiasi Telkemsel Sediakan Microchip dan Kuota Internet Murah

H.Syahrir, SE, M.Ipol dari FPGerindra (tengah)
Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat
BANDUNG, Faktabandungraya.com,---DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kontribusi dari operator Telkomsel yang telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penyediaan Kartu Perdana ( Mikrochip) bersarta kuota internet yang diperuntukan untuk siswa dan guru SMA/SMK/SLB, MA, Pesantren dan Mahasiswa se-Jabar.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, H. Abdul Hadi Wijaya, menilai kerjasama Pemprov Jabar dengan Telkomsel, sangat tepat. Hal ini mengingat kecanggihan teknologi yang dimiliki operator Telkomsel sudah luar biasa. Untuk melalui kerjasama ini tentunya diharapkan dapat berperan penting dalam sumbangsih untuk dunia pendidikan, terlebih dalam masa pandemi Covid19 saat ini.

"Ini merupakan terobosan yang sangat penting dalam rangka membantu pemerintah untuk pendidikan di Jawa Barat," ujar Abdul Hadi di Gedung Pakuan seusai menghadiri acara Launching acara Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ), Rabu (2/9/2020).

Abdul Hadi menambahkan, dengan kuota internet dengan kapasitas 11 GB untuk menyentuh anak sekolah dan guru sebanyak 1,9 juta yang berada dalam kewenangan Pemprov Jabar

"Bantuan ini sangat luar biasa dibandingkan dengan layanan yang normal. Sehingga siswa dapat melakukan belajar daring dengan biaya yang relatif murah," katanya.

Secara hitungan, Abdul Hadi menambahkan, bantuan yang diberikan operator membutuhkan anggaran sebesar Rp. 16 Miliar perbulannya dan berlaku hingga tiga bulan kedepan.

Sementara itu, ditempat yang sama anggota Komisi I DPRD Jabar, H. Syahrir juga memberikan apresiasi atas telah ditandatangani kerjasama (MoU) antara Pemprov Jabar dengan Telkomsel yang sekaligus dilunchingnya Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ).

Dengan kerjasama ini diharapkan, dunia pendidikan khususnya di Jabar selama pandemic covid-19, dapat membantu kelancaran proses belajar mengajar dengan metode daring ( PJJ). Karena, para siswa dan guru SMA/SMK dan SLB di Jabar, selama pandemic covid-19 merasa terbebani dengan untuk membeli kuota internet.

“Dengan tersedianya kuota internet murah tentunya sangat membantu pemerintah untuk pendidikan di Jawa Barat khususnya bagi siswa dan guru SMA/SMK dan SLB di Jabar”, ujar Syahrir.

Untuk itu, kata Syahrir, pihaknya juga mendorong bantuan serupa dari operator lainnya agar dapat berkontribusi terhadap salah satu program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penanganan Covid 19 saat ini.

"Saya yakin Pemprov Jabar dalam hal ini akan terbuka bagi operator lain untuk mendukung bidang pendidikan. Sehingga penanganan pandemi Covid 19 ini dilakukan dari berbagai sektor dan menyeluruh," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Corporate Social Responsibility (CSR) lainnya agar membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat ditengah pandemi Covid 19 ini dan mendorong semua elemen masyarakat agar saling gotong royong untuk bangkit dari keadaan wabah ini, ujar politisi Partai Gerindra Jabar ini. (*/sein).

Posting Komentar

0 Komentar