Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kontestasi Politik 2024 , Hasil Survey CIGMark : Ridwan Kamil Memiliki Potensi Maju Nyapres atau Gubernur Periode Kedua

Selasa, 26 April 2022 | 21:40 WIB Last Updated 2022-04-26T14:46:25Z
Klik

CEO CIGMark  Setia Darma memberikan paparan hasil survey kontestasi Politik 2024 (foto:ist).

 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Lembaga Survey CIGMark telah melakukan survey tentang Konstestasi Poliik 2024 di Provinsi Jawa Barat, yang digelar pada 14-31 Maret 2022 lalu.  Dan bagaimana respon public Jabar  terhadap Pilgub 2024 dan terhadap Ridwan Kamil (Gubernur Jabar saat ini).

Dalam rilis CIGMark, bahwa survey dilakukan dalam rantang waktu tanggal 14-31 Maret 202 dengan jumlah responden sebanyak  825 orang melalui metode Multistage Random Sampling (MRS) dengan mergin error sebesar +/- 3,5%.

Untuk menjaga  kualitas  survey,  CEO CIGMark  Setia Darma mengatakan bahwa survey dilakukan melalui proses wawancara  dengan memanfaatkan teknologi  informasi melalui kuisioner elektronik (CAPI), sehingga setiap kesalahan dapat diminimalisir lebih awal.

Dari 825 responden, ternyata Ridwan Kamil (Gubernur Jabar  saat ini) merupakan tokoh yang paling dikenal dan disukai oleh Pemilih Jabar dibandingkan dengan tokoh-tokoh public Jabar lainnya. Hal ini tentunya menjadi modal dan potensi bagi Ridwan Kamil dalam kontestasi Pilgub Jabar 2024 mendatang, ujar Setia dalam pemaparan hasil survei di Bandung, Selasa (26/4/2022).

Setia menambahkan, bahwa tahapan kontetasi Pilpres 2024 saat ini masih merupakan babak-babak penyisihan, publik di Jawa Barat sudah mulai menunjukan tingkat kesukaan dan pilihannya pada nama-nama yang beredar.

Ada beberapa tokoh yang sudah dikenal masyarakat Jabar, diantaranya Prabowo Subianto,  Ridwan Kamil merupakan figur capres yang sudah sangat dikenal di Jawa Barat.  NAmun, ada juga Anies Baswedan, Ahok, AHY hingga Gibran sampai Ganjar Pranowo, paparnya.

Berikut hasil survey  popularitas dan kesukaan serta efektivitas yang dilakukan CGiMark menunjukan popularitas Prabowo Subianto [96,10 persen], Ridwan Kamil [95,40 persen], Anies Baswedan [85,30%].

Sementara untuk kesukaan Ridwan Kamil paling unggul dengan angka 91,00 persen, lalu Prabowo Subianto 72 persen kemudian Sandiaga Uno ada 67,50 persen dan Anies Baswedan 65,80 persen. “Jawa Barat tidak lagi menjadi lumbung suara Prabowo, tapi Ridwan Kamil sudah menguasai kandangnya sendiri,” tuturnya.

Andai Pilpres digelar hari ini, responden secara terbuka  mengatakan akan memilih Prabowo Subianto sebesar 14,40 %; lalu Ridwan Kamil 12,80 %, kemudian muncul nama Presiden Joko Widodo di urutan ketiga dengan hasil 8,20 persen.

“Sementara ketika disodorkan 10 nama capres, Ridwan Kamil ada di peringkat pertama dengan 29,90 persen, lalu Prabowo Subianto 25,80 persen, Anies Baswedan 15,30 persen, dan Ganjar Pranowo 9,0 persen,” katanya.

Ridwan Kamil masih menduduki pilihan responden tertinggi ketika simulasi 7 dan 4 nama calon presiden disodorkan.

Dalam kesempatan tersebut, Setia juga menyampaikan hasil potret pemilih militan setiap calon yang menunjukan tingginya strong suporter Ridwan Kamil di Jawa Barat dengan angka 21,20 persen, lalu Prabowo Subianto 14,80 persen, dan Anies Baswedan 8,40 persen.

“Pemilih militan Ridwan Kamil itu berimbang dengan swing votter yang mencapai 45,50 persen,” ujarnya.

Sedangkan terkait kontestasi Pilgub Jabar, Ridwan Kamil dianggap paling perkasa dibanding calon lain yang disodorkan dalam survei. Sebanyak 47 persen responden menyebutkan nama Ridwan Kamil secara spontan ketika disodori pertanyaan terbuka jika Pilgub Jabar digelar hari ini.

 “Nama-nama lain belum ada yang begitu menonjol, Dedi Mulyadi 2,9 persen, Susi Pudjiastuti 0,40 persen, ada juga nama Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar masing-masing 0,20 persen. Dari beberapa tokoh yang mengemuka Ridwan Kamil menjadi tokoh paling dikenal dan disukai pemilih di Jawa Barat. Dalam konteks Pilgub Jabar peluang Ridwan Kamil sangat besar untuk periode kedua,” paparnya.

Ditempat yang sama, Pengamat Politik Karyono Wibowo menilai hasil survei CGiMark menunjukan potensi Ridwan Kamil menjadi pemenang dalam kontestasi Pilgub Jabar sangat besar.

Peluang ini ditopang kepuasaan warga atas kinerja Ridwan Kamil sebagai kepala daerah, ditopang figur yang populer dan karakter yang humanis. “Ridwan Kamil menjadi sosok paling kuat, perkasa di Pilgub, Ridwan Kamil paling dominan,” katanya.

Sementara untuk survei kontetasi Pilpres 2024 Karyono melihat Ridwan Kamil juga bisa mengungguli tiga kandidat presiden yang selama ini menguasai berbagai hasil survei yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

“Di Pilpres Ridwan Kamil tidak sangat dominan, selisihnya dengan Prabowo Subianto kurang dari 10 persen, tapi itu di atas margin error, artinya ada persaingan ketat antara Ridwan Kamil dan Prabowo Subianto di Jawa Barat,” katanya.

Namun jika survei diperluas secara nasional, Karyono menilai Ridwan Kamil lebih memiliki kans menjadi calon wakil presiden. Menurutnya kekuatan Prabowo, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan di sejumlah survei menunjukan posisi ketiganya berada di papan atas.

Sementara Ridwan Kamil berada di klaster kedua bersama Sandiaga Uno dan tokoh lain. “Capres kans masih ada, tapi dengan berbagai pertimbangan tidak mudah bagi Ridwan Kamil karena ada peran partai politik,” ujarnya.

Dia juga menegaskan posisi unggul Ridwan Kamil di Jawa Barat menjadi modal besar ketika digandeng menjadi Cawapres mengingat Jawa Barat memiliki jumlah pemilih terbesar di Indonesia. 

 “Jadi kans cawapres sangat besar, dia bisa melaju karena modal popularitas dan elektabilitasnya cukup. Apalagi di Jawa Barat tingkat kesukaan pada Ridwan Kamil dominan hingga 91 persen,” tuturnya.(lm/sein).

×
Berita Terbaru Update