![]() |
| Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri kegiatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Bojongloa Kaler Tahun 2026 (foto:humpro). |
Hadir dalam kegiatan itu Christian
Julianto Budiman, H. Soni Daniswara, Agus Hermawan, dan Andri Gunawan. Dalam
pemaparannya, Soni Daniswara menyoroti data Laci RW (Layanan Catatan dan
Informasi Rukun Warga) yang menunjukkan bahwa Kecamatan Bojongloa Kaler masuk
dalam kategori tingkat kemiskinan tertinggi di Kota Bandung.
“Data ini harus menjadi perhatian
bersama. Kita perlu ikhtiar dan langkah konkret agar Bojongloa Kaler bisa
keluar dari zona tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Christian Julianto
Budiman menilai tema RKPD tahun ini menuntut kolaborasi dan inovasi seluruh
pihak. Ia menekankan bahwa potensi pariwisata di wilayah tidak hanya dimaknai
sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi warga.
Menurutnya, keberadaan kampung
toleransi di Bojongloa Kaler memiliki nilai unik yang bisa dikembangkan menjadi
daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. “Ini bisa menjadi potensi yang
diminati sekaligus memperkuat identitas wilayah,” katanya.
Agus Hermawan turut menegaskan
pentingnya penguatan sektor UMKM kreatif sebagai strategi menekan angka
kemiskinan. Ia mendorong adanya pelatihan dan program peningkatan keterampilan
yang terarah agar masyarakat memiliki daya saing ekonomi.
“UMKM perlu kita akomodir dengan
pelatihan yang menunjang keterampilan, sehingga berdampak langsung pada
peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Di sisi lain, Andri Gunawan menilai
Musrenbang sejalan dengan filosofi masyarakat Sunda yang mengedepankan
musyawarah dan kearifan lokal dalam menyelesaikan persoalan. Ia juga
mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan pegawai guna menunjang
kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam forum tersebut, DPRD
menyatakan komitmennya untuk mengawal 145 usulan yang diajukan dari berbagai
Organisasi Perangkat Daerah (OPD). DPRD juga mengimbau agar proses penunjukan
pelaksana kegiatan dilakukan secara cermat dan akuntabel demi memastikan
pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan
perencanaan pembangunan tahun mendatang benar-benar mampu menjawab tantangan
sosial dan ekonomi yang dihadapi warga Bojongloa Kaler. (ajie/sein).
