Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL–Argo Bromo di Bekasi

Kamis, 30 April 2026 | 18:48 WIB Last Updated 2026-04-30T11:48:17Z
Klik
BAZNAS  Jabar  mendampingi Gubernur Jabar  Dedi Mulyadi mengunjungan rumah duka almarhuman Nur Ainia Eka Rahmadhyna korban kecelakaan Kerteta Api di Tambun Bekasi dan menyerahkan  santunan kepada keluarga korban.



BEKASI, FAKTABANDUNGRAYA,--- BAZNAS Provinsi Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam penyaluran santunan kepada keluarga korban kecelakaan tragis antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek, Rabu (29/4/2026).


Kegiatan diawali dengan kunjungan ke rumah duka almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, salah satu korban yang merupakan karyawan Kompas TV, di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan menjenguk korban luka yang masih dirawat di RSUD Kota Bekasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, perwakilan PT Kereta Api Indonesia, Jasa Raharja, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan informasi sementara, kecelakaan terjadi pada Senin malam (27/4/2026) di area Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula saat rangkaian KRL relasi Bekasi–Jakarta dalam kondisi berhenti di jalur, kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada gerbong belakang dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi.

BAZNAS  Jabar  mendampingi Gubernur  Dedi Mulyadi mengunjungan rumah duka almarhumah Nur Ainia 
 

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia memastikan pemerintah provinsi bersama berbagai pihak akan terus memberikan dukungan, baik moril maupun material, kepada korban dan keluarganya.

“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BAZNAS Jabar, Zaki Hilmi, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bagian dari respons kemanusiaan dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.

“Ini adalah amanah zakat dan dana sosial keagamaan yang kami salurkan untuk membantu meringankan beban keluarga korban,” katanya.

Penyaluran santunan ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan sekaligus mempercepat proses pemulihan bagi korban luka. Pemerintah dan berbagai lembaga terkait juga terus berkoordinasi guna memastikan seluruh hak korban terpenuhi.

Melalui langkah ini, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam situasi darurat kemanusiaan, bersinergi dengan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update