Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

HPN 2027 di Lampung, PWI Tegaskan Inklusif dan Kolaboratif Bersama Seluruh Insan Pers

Rabu, 02 September 2026 | 23:02 WIB Last Updated 2026-09-02T16:02:02Z
Klik
HPN 2027 di Lampung, PWI Tegaskan Inklusif dan Kolaboratif Bersama Seluruh Insan Pers



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027 di Lampung. Namun, PWI memastikan perhelatan insan pers nasional tersebut akan digelar dengan semangat yang lebih inklusif, terbuka, dan kolaboratif.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Pengurus Pusat PWI dan Dewan Pers di Jakarta, Rabu (2/9/2026), yang membahas penyelenggaraan HPN sekaligus wacana perubahan tata kelolanya.

Dalam pertemuan tersebut, PWI menyerahkan pendapat hukum resmi mengenai landasan sejarah, hukum, dan praktik kelembagaan penyelenggaraan HPN selama ini.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menjelaskan, penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional memiliki hubungan historis yang kuat dengan kelahiran PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Gagasan Hari Pers Nasional kemudian mengemuka dalam Kongres PWI di Padang pada 1978, dibahas melalui forum Dewan Pers, hingga akhirnya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985.

“PWI tidak menolak apabila regulasi HPN hendak diperbarui. Tetapi sepanjang belum ada ketentuan hukum baru yang sah, kontinuitas penyelenggaraan HPN harus terus dijaga sebagai momentum persatuan insan pers nasional,” ujar Munir.

Menurutnya, selama sekitar empat dekade PWI telah menjalankan penyelenggaraan HPN dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, Dewan Pers, pemerintah daerah, organisasi pers, perusahaan pers, dunia usaha hingga perguruan tinggi.

Namun, Munir menegaskan, sejarah dan peran kelembagaan PWI tersebut tidak menjadikan HPN sebagai kegiatan eksklusif milik satu organisasi.

“HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia. PWI tidak pernah mengklaim HPN sebagai milik eksklusif PWI. Justru kami menyambut baik keterlibatan seluruh konstituen Dewan Pers agar HPN benar-benar menjadi rumah bersama masyarakat pers Indonesia,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Dewan Pers juga mendorong agar penyelenggaraan HPN ke depan semakin inklusif dan mampu mengakomodasi seluruh konstituen Dewan Pers.

Rapat persiapan HPN 2027 di Lampung


Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam HPN, sementara sejumlah anggota Dewan Pers memandang posisi historis PWI dalam perjalanan HPN dapat tetap dihormati dengan memperluas partisipasi organisasi pers lainnya.

PWI menyambut pandangan tersebut dengan membuka ruang keterlibatan yang lebih luas bagi seluruh konstituen Dewan Pers, baik dalam kepanitiaan, penyusunan agenda maupun berbagai rangkaian kegiatan HPN 2027.

Munir menegaskan, pembaruan tata kelola HPN tetap dimungkinkan, tetapi harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang tepat serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan pers.

“Sejarah dan kedudukan kelembagaan PWI tidak dapat dialihkan begitu saja tanpa dasar hukum yang sah. Selama belum terdapat regulasi baru, PWI akan melanjutkan tanggung jawabnya dan bersiap menyelenggarakan HPN 2027 bersama seluruh elemen pers nasional,” tegasnya.

Pertemuan PWI dan Dewan Pers tersebut diharapkan menjadi titik temu untuk membangun penyelenggaraan HPN yang tidak hanya menghormati akar sejarahnya, tetapi juga semakin terbuka terhadap perubahan.

HPN 2027 di Lampung pun diproyeksikan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan insan pers, memperluas kolaborasi antarkonstituen, serta menegaskan bahwa Hari Pers Nasional adalah rumah bersama bagi seluruh ekosistem pers Indonesia.

PWI Tegaskan Tetap Penanggung Jawab HPN 2027, Siap Gelar Perhelatan Pers yang Lebih Inklusif di Lampung

×
Berita Terbaru Update