![]() |
| Menaker Yassierli bersama penyandang disabilitas yang sudah mendapatkan pelatihan vokasi |
Capaian tersebut disampaikan
langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, saat menghadiri
Orientasi Peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch V Tahun 2026 di Balai
Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jawa Barat, Jumat
(16/10/2026).
"Menurut saya, 1.041 ini satu
capaian yang luar biasa karena kita ingin menghadirkan kesempatan yang sama
kepada teman-teman disabilitas. Sebagian besar dari mereka sudah bekerja dan
membuka usaha sendiri," ujar Yassierli.
Siapkan Pilot Project Pusat
Pelatihan Khusus Disabilitas pada 2027
Guna memperluas daya jangkau dan efektivitas pembinaan, Menaker mengumumkan rencana strategis Kemnaker untuk membangun pusat pelatihan vokasi khusus penyandang disabilitas di Bekasi pada tahun 2027 mendatang.

Menaker Yassierli bersama pelatihan vokasi
Gedung dan fasilitas pelatihan ini
dirancang untuk menjadi percontohan (pilot project) nasional yang menyediakan
materi keahlian inklusif dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Sejumlah program keahlian yang
bakal difokuskan di pusat pelatihan khusus tersebut antara lain:
Teknologi Informasi (IT):
Penguasaan literasi digital, pemrograman dasar, hingga pengelolaan data.
Layanan Pelanggan (Call Center):
Keterampilan komunikasi dan operasional pusat bantuan.
Industri Kreatif & Jasa:
Pelatihan menjadi barista profesional serta keterampilan menjahit.
Dampak Nyata di Lapangan
Manfaat nyata dari program
pelatihan vokasi inklusif ini dirasakan langsung oleh Muhammad Fahri (21),
alumni pelatihan barista BBPVP Bekasi yang merupakan penyandang disabilitas
tunarungu. Usai menuntaskan pelatihan intensif selama satu bulan, Fahri kini
telah resmi bekerja sebagai barista di sebuah kafe.
"Manfaatnya, setelah mengikuti
pelatihan, saya mendapatkan pekerjaan. Sekarang saya sudah bekerja di sebuah
kafe," tutur Fahri melalui penerjemah bahasa isyarat, seraya mengajak
rekan-rekan disabilitas lainnya untuk tidak ragu mengasah potensi diri melalui
program vokasi pemerintah. (*/red).
.jpeg)