Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Satu Dekade SMPN 55, Wali Kota Farhan: Para Siswa Harus Jadi Generasi Tangguh dan Berkarakter

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:18 WIB Last Updated 2026-10-19T09:18:54Z
Klik
Walkot Bandung M.Farhan jadi pembina upacara di SMPN 55 Bandung



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Di tengah gempuran budaya pamer dan gaya hidup mewah di media sosial, generasi muda diajak untuk tidak mengukur keberhasilan semata dari pencapaian materi. Ketangguhan mental, karakter, serta kedisiplinan justru menjadi fondasi utama dalam menghadapi kompetisi masa depan yang kian ketat.

Pesan menohok tersebut ditegaskan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat memimpin Upacara Hari Ulang Tahun ke-10 SMP Negeri 55 Kota Bandung di Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Senin (19/10/2026).

Mengusung tema “Satu Dekade Berkarya: Menguatkan Infrastruktur, Membudayakan Infrakultur, Mewujudkan Murid Berkarakter”, momen satu dekade ini dijadikan pemicu semangat untuk membentuk mentalitas siswa sejak usia remaja.

“Jangan mudah terbawa budaya pamer di media sosial. Keberhasilan tertinggi adalah ketika kalian tumbuh menjadi sosok dewasa dengan mentalitas yang kuat dan tidak mudah menyerah,” tegas Farhan di hadapan para siswa.

Walkot Bandung M.Farhan memberikan penghargaan kepada Guru2 SMPN 55 Bandung


Disiplin Sejak Dini dan Rasa Hormat pada Pendidik

Farhan memberi apresiasi khusus atas kedisiplinan siswa yang mampu memulai upacara tepat waktu pada pukul 07.45 WIB. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam organisasi seperti OSIS maupun petugas upacara—meski tampak sederhana—merupakan investasi jangka panjang pembentukan karakter kepemimpinan.

Ia membagi dorongan khusus bagi tiap tingkatan:

Siswa Kelas 7 & 8: Diminta fokus beradaptasi dan membangun fondasi belajar yang solid.

Siswa Kelas 9: Diimbau mematangkan persiapan menuju jenjang SMA/SMK impian.

Tak lupa, Farhan mewanti-wanti para siswa untuk senantiasa menjaga rasa hormat kepada guru dan orang tua sebagai kunci keberkahan ilmu.

Farhan memberikan penghargaan kepada Siswa SMPN 55 Bandung




“Serap ilmu dari guru-guru kalian sebaik-baiknya. Jangan pernah ada sikap merendahkan atau menertawakan pendidik,” ujanya.

Menutup arahannya, Farhan mengajak seluruh elemen—mulai dari guru, orang tua, hingga pemerintah—untuk memahami dinamika remaja usia 12–15 tahun agar proses pembimbingan berjalan optimal. “Mari kita belajar dari masa depan, karena anak-anak inilah masa depan kita,” pungkasnya. (ziz/red).

×
Berita Terbaru Update