Menwa Mahawarman YON VI Telusuri Jejak Perjuangan Siliwangi

Peserta Diksar Menwa Mahawarman Batalyon VI bersama Komando Latihn,
Senior dan Alumni Batalyon IVdi Mako Rindam III/Siliwangi (foto:ist)
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA.COM – Keberadaan Resimen Mahasiswa (Menwa) merupakan komponen pendukung TNI dalam menghadapi ancaman demi mempertahankan NKRI. Bahkan pada eskalasi tahap lanjut sesuai perkembangan situasi, posisi Menwa dapat menjadi komponen cadangan. Untuk itu, bagi Mahasiswa yang akan menjadi anggota Menwa harus mengikuti latihan dasar keprajuritan sebagaimana semboyan Menwa “ Widya Castrena Dharmasiddha".

Menurut Komandan Batalyon VI Ir.Andi (Olang) Ahmad, Widya Castrena Dharmasiddha berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "Penyempurnaan Pengabdian Dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan".

Makna ilmu keprajuritan disini adalah agar para seluruh anggota Menwa memiliki jiwa keperwiraan, keksatriaan serta kepemimpinan. Untuk itu, selama peserta mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Menwa diberikan berbagai materi kedisiplinan, kecintai tanah air, ideologi Pancasila, dan kebhineka tunggal ikka demi keutuhan NKRI. Termasuk juga nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia, kata Danyon VI Menwa Mahawarman kepada faktabandungraya.com saat ditemui di Makoyon VI jalan Cikutra, Bandung, Jum’at (10/02).

Dikatakan semua materi tersebut diatas diberikan agar keberadaan Menwa di likungan kampus tetap memegang teguh “Panca Dharma Satya”, sehingga dapat menciptakan insan kampus yang disiplin, berilmu, mandiri, dan berjiwa patriotik, serta memposisikan diri dan kelembagaannya sebagai teladan dalam aktivitas kehidupan kampus dan kemasyarakatan secara umum.

Andi Olang juga mengatakan, belum lama ini, Batalyon VI mengadakan Diksar Menwa yang diikuti sebanyak 48 peserta dari Kampus STKIP Siliwangi, USB YPKP, STT Tekstil, STMIK AMIK, Universitas Widyatama, ITENAS dan STBA. Diksar dilakukan dari tanggal 19 Januari sampai 5 Februari 2017 oleh Komanda Latihan Diklatsar Menwa (Para Senior) dibawah pengawasan dan pengendalian Rindam III/Siliwangi bersama para alumni Batalyon VI.

Untuk materi kelas dilakukan di Rindam III/Siliwangi termasuk materi PBB, bahkan untuk materi menembak kita lakukan di lapangan Tembak Secaba Rindam III/Siliwangi. Selain itu, menanamkan jiwa kejuangan seperti yang pernah dilakukan oleh prajurit Siliwangi, peserta Diksar kita evakuasi ke Kab Ciamis untuk menyelusuri/ napak tilis perjuangan praurit Siliwangi.
Ir.Andi (Olang) Ahmad, Komandan Batalyon VI didampingi
Wadanyon VI Agus Suganda dan Kolat Diksar Menwa 


Napak tilas dimulai dari Ciamis menuju Buah Dua Kab Sumedang. Selama dalam perjalan napak tilas seluruh peserta Diksar tetap semangat penuh kedisiplinan tanpa mengenal lelah walaupun rute yang ditempuh lumayan jauh dan penuh perjuangan, sebagaimana yang dilaksanakan oleh prajurit Siliwangi, terang Andi.

Andi juga mengungkapkan disetiap Daerah Peristirahatan (DP), Alhamdulillah kita disambut baik oleh satuan territorial (Kodim-Koramil-red), Camat dan Polsek yang kita lintasan. Bahkan seluruh peserta Diksar bersama Kolat, Senior dan Alumni YON VI di setiap DP melakukan bakti social, ujarnya.

Selain itu, ketika di Sumedang, kita juga melakukan ziarah ke pemakaman Pahlawan Nasional Wanita Cut Nyak Dien sembari melakukan bersih-bersih dalam area pemakaman.

Dari buah dua Sumedang, pasukan kita tarik kembali Rindam III/Siliwangi untuk dilantik dan dikukuhkan menjadi anggota Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon VI dengan ditandai pemasangan Baret Ungu, yang merupakan baret kebanggaan Menwa Indonesia.

Pemasangan Baret Ungu dilakukan secara simbolis oleh Rektor Universitas Widyatama Bandung, DR. Islahuzzaman selaku Indpektur Upacara di Makorindam III/Siliwangi, pada 5 Februari 2017 lalu.

Selaku Danyon VI Mahawarman, saya bangga atas apa yang telah dilakukan oleh peserta Diksar Menwa Mahawarman Batalyon VI yang tetap semangat penuh disiplin sampai pada saat penutupan. Disamping itu, tentunya saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para Komando Latihan, Senior dan Alumni terutama personil TNI dari Rindam III/Siliwangi yang telah membina, melatih dan mendidik adik-adik anggota baru Menwa. Tanpa kekerasan penuh dengan kasih sayang, tandasnya, (husein).

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar