Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mulai Tahun Depan, KKN Tematik Citarum Harum Dilaksanakan Sepanjang Tahun

Rabu, 21 November 2018 | 20:00 WIB Last Updated 2018-11-21T23:38:39Z
Klik
FAKTABANDUNGRAYA.COM, BANDUNG - Berdasarkan kajian dan evaluasi pada KKN pertama yang dilaksanakan di sungai Citarum, awal tahun 2019 Kemenristek Dikti telah memutuskan dan menginstruksikan perguruan tinggi menerapkan pembelajaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Citarum Harum sepanjang tahun.

Hal ini diungkapkan Direktur Pembelajaran Menristek Dikti, Dr.,Ir., Paristiyanti Nurwardani MP., dalam forum Fokus Group Discusion (FGD) yang bertema 'Pembelajaran Kolaboratif Melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik Citarum Pentahelix Tahun 2018', yang digelar di Gedung LPPM Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Rabu, (21/11). FGD dihadiri perwakilan perguruan tinggi yang ada ada di Jawa Barat, dan 7 Dansektor mewakili dari 23 sektor.

"Pak menteri menginstruksi untuk melakukan Proses pembelajaran KKN ini agar bisa sepanjang tahun, biasanya 40 hari. Berdasarkan kajian selama ini, kalo hanya melakukan kegiatan KKN selama 40 hari, sementara satu tahun berjumlah 365 hari, artinya kan 325 hari kosong," terangnya.

Hal ini, lanjut Paristiyanti, sudah dilakukan uji coba oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan menerjunkan hampir 500 sampai 700 mahasiswa. Dengan melakukan berbagai pendekatan dan berdharma, karena selain melakukan penelitian, juga melakukan pengabdian kepada masyarakat.

"Setelah UPI melakukan uji coba, kami mengevaluasi, akhirnya saya menemukan pola, bahwa yang paling baik adalah KKN citarum harum itu masing-masing mahasiswa memegang beberapa keluarga, selalu melakukan silaturahim dengan keluarga tersebut, dan tidak berubah," jelasnya.

"Harapannya adalah, keluarga tersebut tahu tentang hidup bersih, rapih, indah, dengan itu masyarakat bisa memiliki start up ukm yang sangat bagus dan berpotensi," sambungnya.

Sesuai instruksi Perpres No 15 Tahun 2015, sebagai salah satu kementerian dari 19 Kementerian yang terlibat dalam program percepatan pengendalian pencemaran DAS Citarum. Kemenristek Dikti diberikan tugas untuk melakukan penelitian dan inovasi terkait dengan penanganan percepatan dan KKN Tematik. Semangat itu dituangkan dalam sebuah gerakan yang diberi nama 'G3t Citarum Harum', "kenapa memakai angka 3, karena itu menyimbolkan angka 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Jadi, G3t citarum itu artinya ayo kita ambil citarum harum dengan gerakan 3R," ungkapnya. (cuy)
×
Berita Terbaru Update