Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur Ajak Anggota DPRD Terpilih 2019-2024, Berkolaborasi Bangun Jabar

Rabu, 14 Agustus 2019 | 22:56 WIB Last Updated 2019-08-15T04:58:19Z
Klik
BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghadiri penyerahan Surat Keputusan Calon Terpilih 120 Anggota DPRD Provinsi Jabar Periode 2019-2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Kota Bandung, Rabu (14/8/19).

Emil panggilan akrab Ridwan Kamil ini, mengajak 120 anggota DPRD Provinsi Jabar periode 2019-2024 terpilih untuk bersama-sama membangun Tanah Pasundan. Sebelum memberikan sambutkan Emil berpantun : "Jalan-jalan naik Fiat dengan kekasih, Membeli mas kawin 24 karat,
Selamat untuk wakil rakyat terpilih, Mari majukan bersama Jawa Barat,"

"Kalau sudah bertemu jodohnya, jangan bingung segera ajak kawin
Walau berbeda-beda asal partainya, Mari dukung Jabar juara lahir dan batin."

"Jadi, bapak/ibu perhelatan kompetisi sudah lewat. Mari kita berjabatan tangan, mari kita fokus menyatukan kebersamaan membangun Jawa Barat dan kita jadikan Jabar sebagai provinsi atau daerah percontohan pembangunan yang berkelanjutan.

"Jadi, yang baik-baik, yang prestatif dari Pak Aher (Ahmad Heryawan) Gubernur terdahulu, kami lanjutkan. Bahkan dalam penerimaan piala-piala (penghargaan) untuk Jawa Barat, saya selalu Insyaallah adil, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terdahulu yang memang bekerja keras," kata Emil.

"Jawa Barat harus jadi contoh keberlanjutan, kesinambungan dari pembangunan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil pun menyampaikan belasungkawa kepada 173 petugas penyelenggaran pemilu di Jabar yang meninggal dunia. Hal ini menandakan mahalnya demokrasi di Indonesia.

"Saya pribadi mendukung kalau Pileg dan Pilpres kalau bisa jangan digabung (pelaksanaannya). Mudah-mudahan dan saya dengar wacananya sudah ke arah sana. Saya kira akan lebih menguntungkan khususnya dari kaca mata pileg," ucap Emil.

Sementara itu, Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok, pada Selasa (13/8-2019) telah menetapkan parpol yang memperoleh kursi di DPRD Jabar Periode 2019-2024. Dari 16 Parpol hanya 10 Parpol meraih kursi di DPRD Jabar.

Berikut peroleh ke 10 Parpol meraih kursi DPRD Jabar yakni Partai Gerindra (25 kursi), PKS (21), PDI Perjuangan (20), Partai Golkar (16), PKB (12), Partai Demokrat (11), PAN (7), Partai Nasdem (4), PPP (3), dan Partai Perindo (1).
0u
Dari 120 yang terpilih ada 45 orang petahana atau muka lama atau sekitar 37 persen anggota lama. Dan ada 75 anggota DPRD yang baru atau sekitar 63 persen anggota baru. "Jadi, sekarang mayoritas anggota DPRD Jabar adalah wajah baru, dan sekitar 19 persen anggota DPRD Jabar adalah perempuan," jelas Rifqi.

Dengan telah ditetapkannya calon anggota terpilih, Ia berharap bersama para anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024 bisa membangun demokrasi di Jawa Barat yang lebih baik. Dan selamat mengemban amanah an menjalankan tugas untuk lima tahun yang akan datang," kata Rifqi.

Dikatakan, tahapan Pemilu2019 di Jabar berjalan dengan baik dan lancar. Tingkat akurasi data juga sudah meningkat. Kita (Provinsi Jawa Barat) tidak termasuk sepuluh provinsi yang data pemilunya kurang valid," ucap Rifqi.

Sedangkat tingkat partisipasi Pemilu di Jabar, Rifqi mengatakan, ada di atas angka target nasional. Tingkat partisipasi baik Pilpres atau Pileg ada di angka 82 persen dar target nasional 75 persen.
"Jadi, sekitar 27 juta dari 33 juta yang terdata sebagai pemilih yang tidak hadir ke TPS sekitar 7 juta. Dari 33 juta yang hadir 27 juta sangat luar biasa itu, (jumlah penduduk) satu negara kalau di benua Afrika atau Amerika itu," lanjutnya.

Ketua Bawaslu Jabar, Wasikin Marzuki menilai, pelaksanaan Pemilu di Jabar memiliki kekhasan tersendiri. Seperti dari data pemilih, Jabar sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak.

Pada Pemilu 2019, pemilih Jabar dengan jumlah kurang lebih 33 juta orang telah memilih secara sekaligus presiden dan wakil presiden, 91 anggota DPR RI, 120 anggota DPRD provinsi, 1.285 anggota DPRD kab./kota, dan 4 anggota DPD RI. Jumlah peserta pemilu sebanyak 16 partai dan anggaran Pemilu secara nasional sekitar Rp24,8 triliun.

"Oleh karena itu, kita ingin Pemilu di Jabar berjalan lancar, berkualitas, berintegritas, dan demokratis, maka Bawaslu kawal terus" ujar Wasikin.

"Kami bersama KPU mengawal, memverifikasi, memvalidasi seluruh aspek data pemilih yang ada di Jawa Barat. Walaupun proses panjang, tapi bagian dari upaya untuk menghadirkan kualitas data pemilih yang akurat dan valid," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi penyelenggaraan Pemilu di Jabar yang lancar, damai, dan kondusif.

"Kami mengapresiasi pelaksaan Pemilu yang lancar, damai, kondusif walapaun tidak sedikit sahabat kita penyelenggara Pemilu yang gugur dalam tugasnya," ucap Ineu.

Ineu pun mengaku bahawa pihaknya kini sedang mempersiapkan acara pelantikan anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024. Rencananya acara pelantikan akan digelar 2 September 2019 di Gedung Merdeka Kota Bandung.

"Kami saat ini sedang tahapan persiapan dalam rangka pelantikan (anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024). Insyaallah akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Bandung, yang dijadwalkan pada Senin, 2 September 2019, mendatang"tandasnya. (hms/red).
×
Berita Terbaru Update