Simposium Kepemudaan 2019, Menyongsong 2045 : Pemuda Sebagai Garda Terdepan Pembangunan Nasional

BANDUNG, faktabandungraya.com,--- Pemuda merupakan garda terdepan dalam pembangunan nasional. Pemuda memiliki peran yang sangat strategis di segala lini dan bidang pembangunan nasional. Mulai dari kreatifitas, inovasi, ditunjang dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni. Menjadi kesatuan yang kuat didasari keimanan dan takwa, mandiri, sehat jasmani dan rohani, pergaulan internasonal berbasis nilai-nilai nasionalisme dan kearifan lokal, adalah ciri pemuda masa depan.

Ini semua adalah harapan yang diungkapkan dalam Simposium yang diselenggarakan oleh Protokol Bumi Siliwangi Universitas Pendidikan Indonesia (PROBUMSIL UPI), Satuan Cibiru Darul Gemah dengan tema “Menyongsong 2045: Pemuda sebagai Garda Terdepan Pembangunan Nasional”.


Simposium yang digelar di Auditorium Bumi Siliwangi lantai 3 Kampus UPI di Cibiru, Bandung, Rabu (6/11/19) lalu, diawali dengan upacara pembukaan simposium melalui Tarian Mapag oleh PUPt. Amel Melisya Utami, PUPt. Gina Anggiariani, PMd. Naura Rusydah Salimah, dan PPt. Fitri Nurzahwa.

Kemudian disampaikan pula panduan keselamatan ruangan (safety ready) oleh PMd. Nito Ramdhan Hidayat dan PPt. Nurwulan Sri Anggraeni. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UPI oleh PMd. Risa Fatimah dan tilawah Al-Qur’an oleh PMd. Rizal Nurrul. Dilanjutkan dengan pemberian sambutan-sambutan, sambutan pertama dari Ketua Pelaksana PMd. Eryca Pratiwi, kedua dari Koordinator Satuan Cibiru Darul Gemah PUPt. Oji Bermana Tarigan, dan terakhir sambutan sekaligus pembukaan simposium oleh Wakil Direktur Kampus UPI di Cibiru Dr. H. Dede Margo Irianto, M.Pd.

Para pembicara simposium menjelaskan mengenai pemuda sebagai garda terdepan pembangunan nasional, Guru Besar Ilmu Politik UPI, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S. Pd., S. Ip., M. Si., M. H. yang diwakilkan oleh Bapak Iik Nurulpaik, S. Pd., M. Pd., M. Si., Dosen UPI dan Pengamat Kepemudaan, menyampaikan materi Peran Pemuda dalam Pembangunan Nasional.

Sebagai pembicara pertama, Iik Nurulpaik mengemukakan bahwa pemuda masa depan adalah pemuda yang memiliki kuat iman dan takwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi, mandiri, sehat jasmani dan rohani, pergaulan internasonal berbasis nilai-nilai nasionalisme dan kearifan lokal, dan menjadi teladan.

Sebagai pemberi materi ke dua, Doktor Muda/ Purna Probumsil UPI/ Dosen UNJ, Dr. Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy, M. Pd. sesuai materi yang disampaikan Pemuda Indonesia dalam Dunia Pendidikan, dirinya menjelaskan 18 nilai karakter yang dikuatkan dengan Perpres 87/ 2017 terdiri dari: 1) Nilai-nilai universal, yang ditemukan di banyak budaya dan terdapat pada misi pendidikan banyak negara; 2) Nilai bersifat “karakter kebaikan”, yang ditanamkan oleh keluarga, masyarakat dan budaya sekolah; 3) Nilai bersifat “Keterampilan karakter” dapat dikembangkan melalui kegiatan di kelas di kelas dan ekstrakurikuler.

Sementara, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Drs. Hilmawan A., M. Pd. menyampaikan materi Pemuda Indonesia dalam Dunia Usaha Modern Kreatif Penghasil Lapangan Kerja. memaparkan mengenai dunia usaha pada masa teknologi pada masa 1.0 sampai 4.0 dengan diakhiri oleh quotes yang hebat yang berbunyi “Respek adalah kunci mengelola bisnis dan kepercayaan adalah bentuk tertinggi dari respek”.

Sebagai pembicara terakhir, Jajang Badruzzaman, S. Sos. dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, menyampaikan materi Pemuda Indonesia Bebas Narkoba. Dirinya mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia darurat narkoba. Narkoba lebih merusak generasi muda dibandingkan korupsi dan terorisme, karena narkoba merusak otak, perkembangan teknologi akan menciptakan celah bagi pelaku kejahatan untuk memproduksi ataupun mengedarkan narkoba dengan lebih mudah. Kebijakan dan strategi menggunakan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dengan rehabilitasi bagi pengguna maupun pecandu narkoba.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Bapak H. Dede Margo Irianto, M. Pd. selaku Wakil Direktur UPI Kampus Cibiru dan Bapak Hana Yunansah, S. Si., M. Pd. selaku Pembina Harian Probumsil UPI Satuan Cibiru Darul Gemah sekaligus penyerahan cinderamata kepada para pemateri dilanjutkan dengan foto bersama. Sebelum acara ditutup, dilakukan Ikrar anti narkoba yang dipimpin oleh perwakilan dari Badan Narkotika Nasional Jawa Barat dan diucap ulang oleh peserta Simposium Kepemudaan 2019.

Simposium ini terselenggara atas dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, Universitas Pendidikan Indonesia, Purna Bhakti Korps (Ikatan Alumni Probumsil), Direktur Kampus UPI di Cibiru ( Dr. H. Asep Hery Hernawan, M.Pd. ) ,kedua Pembina Harian Probumsil Satuan Cibiru Darul Gemah (Hana Yunansyah, S.Si., M.Pd & Desiani Natalia Muliasari, M.Pd.) dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. (Rls/cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.