Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PKB Jabar Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Insan Media, Bahas Isu Pengangguran Muda hingga Pesantren

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:43 WIB Last Updated 2026-03-13T16:43:52Z
Klik
Silaturahmi DPW PKB Jabar bersama Insan Media Jabar


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan media Jawa Barat, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kemitraan antara PKB Jabar dan para jurnalis, sekaligus ruang diskusi mengenai berbagai isu strategis di Jawa Barat.

Acara yang berlangsung di Nation Caffee & People, Kantor DPW PKB Jawa Barat itu dihadiri langsung Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda bersama jajaran pengurus partai. Turut hadir Sekretaris Dewan Syuro PKB Jawa Barat, H. Muhamad Sidkon Dj., SH., MM.

Dalam kesempatan tersebut, Syaiful Huda mengatakan kegiatan silaturahmi dan buka bersama ini menjadi bagian dari upaya PKB Jabar menjaga komunikasi yang baik dengan para jurnalis dari berbagai media lokal maupun nasional.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis dalam membangun demokrasi yang sehat.

“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus memastikan komunikasi yang baik antara PKB Jabar dengan insan media di Jawa Barat,” ujar Syaiful Huda.

Selain mempererat hubungan kemitraan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum berbagi pandangan dan diskusi mengenai berbagai persoalan yang tengah dihadapi Jawa Barat. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah tingginya angka pengangguran muda serta pentingnya penguatan kaderisasi partai.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Syuro PKB Jawa Barat H. Muhamad Sidkon Dj. menegaskan bahwa PKB menempatkan diri sebagai partai pelayanan yang berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat dan umat, berlandaskan amanah para kiai.

Sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Barat, Sidkon mengatakan pihaknya secara rutin menerima berbagai aspirasi masyarakat, terutama terkait pendidikan keagamaan dan keberlangsungan pondok pesantren.

Ia mengungkapkan, saat ini masih banyak pesantren di Jawa Barat yang membutuhkan dukungan pemerintah, terutama pesantren dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Silaturahmi DPW PKB Jabar bersama Insan Media Jabar


Namun demikian, Sidkon menyoroti perubahan kebijakan penyaluran dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun anggaran 2026. Jika sebelumnya bantuan hibah diberikan kepada lembaga pesantren atau yayasan, kini pola penyalurannya diubah menjadi bantuan bagi santri dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, perubahan tersebut berpotensi menimbulkan kesulitan bagi pengelola pesantren, terutama dalam membiayai operasional lembaga seperti honor pengajar maupun kebutuhan administrasi pesantren.

“Aspirasi ini sering disampaikan kepada Fraksi PKB, terutama ketika anggota dewan melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihan masing-masing,” kata Sidkon.

Ke depan, Fraksi PKB DPRD Jawa Barat berencana berkolaborasi dengan fraksi-fraksi lain untuk mencari solusi terbaik terkait kebijakan tersebut. Salah satu langkah yang didorong adalah memperkuat regulasi yang lebih spesifik mengenai bantuan hibah bagi pesantren.

Dengan demikian, keberadaan pondok pesantren, khususnya yang berada pada level menengah ke bawah, dapat terus berjalan dan tetap berperan dalam memberikan pendidikan keagamaan bagi generasi muda di Jawa Barat.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan ketaatan dalam menjalankan ibadah,” pungkasnya. (sein). 

×
Berita Terbaru Update