Klik

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Geologi, Ir. Rudy Suhendar M.Sc melalui rilis keterangan video yang dikirimkan Humas Badan Geologi, Sabtu pagi (11/4/2020).
Dalam keterangan video yang berdurasi kurang dari 1 menit itu, Rudy menjelaskan bahwa Gunung Anak Krakatau erupsi pada tanggal 10 April, jam 22.35. Sampai sekarang masih berlangsung, tipe letusan yang terjadi adalah strombolian. Tinggi kolom pada awal letusan 500 meter, sekarang sudah berkurang.
"Terkait dengan dentuman yang terdengar di Jakarta tadi malam. Sejak awal letusan sampai sekarang di Pos pengamatan Pasauran Banten tidak terdengar dentuman," ujarnya.
"Dengan demikian, kami belum bisa mengkorelasikan antara erupsi gunung anak krakatau dengan dentuman yang terjadi (terdengar) di Jakarta," pungkasnya. (Cuy)