Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

150 Kader PSI Hijrah ke PDI Perjuangan Jabar, Alexander: Ini Soal Ideologi dan Arah Perjuangan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:42 WIB Last Updated 2026-02-16T12:47:11Z
Klik

Sedikitnya 150 Kader PSI hijrah ke PDIP Jabar

 
 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Sedikitnya 150 kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Jawa Barat. Perpindahan tersebut diumumkan di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Jumat (13/2/2026), dan dipimpin langsung oleh mantan Wakil Ketua PSI Kota Bandung, Alexander J. Ricky.


Alexander menjelaskan, keputusan hijrah politik itu diambil setelah melalui pengamatan dan pertimbangan mendalam terhadap dinamika politik nasional maupun daerah.

“Partai politik bersifat dinamis. Awalnya PSI kami anggap sebagai wadah yang tepat. Namun seiring perkembangan situasi politik, kami meyakini PDI Perjuangan adalah rumah yang lebih selaras dengan nilai dan ideologi perjuangan kami,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut bukan dilatarbelakangi kepentingan pragmatis seperti jabatan atau posisi politik. Menurutnya, perpindahan ini murni didorong oleh kesamaan visi dan idealisme dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Kami ingin benar-benar melayani masyarakat dan membangun Indonesia yang lebih baik. PDI Perjuangan kami nilai memiliki konsistensi ideologis yang mampu mewadahi harapan dan cita-cita tersebut,” kata Alexander.

Kader yang bergabung terdiri atas pengurus PSI tingkat kecamatan hingga kota/kabupaten, termasuk sejumlah mantan calon legislatif (caleg) PSI pada Pemilu 2019, Pemilu 2024, serta Pilkada 2024.

“Hari ini hadir sekitar 150 orang. Masih ada rekan-rekan yang berhalangan karena hari kerja. Administrasi dan kehadiran mereka akan menyusul. Ke depan akan ada gelombang kedua dan ketiga. Kami terus berkomunikasi dengan kader lain yang berminat bergabung,” paparnya.

Perpindahan massal ini disambut langsung oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Rafael Situmorang. Dalam prosesi simbolis, Rafael memakaikan jaket partai kepada perwakilan kader baru sebagai tanda resmi bergabungnya mereka ke partai berlambang banteng tersebut.

“PDI Perjuangan adalah rumah besar kaum nasionalis. Kami terbuka bagi siapa saja yang memiliki visi kebangsaan yang sama, menjunjung Pancasila, nasionalisme, dan toleransi. Selama pikiran dan pandangannya selaras, kami siap menjadi rumah perjuangan,” ujar Rafael.

Selanjutnya, para kader baru akan diproses pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA). PDI Perjuangan juga membuka ruang kontribusi melalui berbagai badan dan sayap organisasi partai, seperti badan saksi, badan bantuan hukum, hingga sektor ekonomi kreatif.

“Nanti kami buatkan KTA. Setelah itu kami lihat kelengkapan organisasi yang bisa ditempati sesuai minat dan kemampuan masing-masing. Intinya, PDI Perjuangan siap menjadi rumah perjuangan bagi teman-teman yang baru bergabung,” pungkas Rafael.

Migrasi politik ini menambah dinamika konstelasi partai di Jawa Barat, sekaligus menunjukkan pergeseran preferensi kader di tingkat akar rumput menjelang konsolidasi politik pasca-Pemilu 2024. (*/red).

×
Berita Terbaru Update