Melaksanakan Reses III, Agam Bagikan 7.000 APB Masker Untuk Warga Cianjur

H. Mirza Agam Gumay, SMHk
Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Jabar 
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Untuk mengantisipasi dan mendukung penyebaran virus covid-19 di seluruh wilayah Jawa Barat, maka dalam melaksanakan kegiatan reses III seluruh anggota DPRD Jawa Barat dibekali Alat pelindung Diri (APD) Masker untuk dibagikan kepada masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Menurut Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Jabar H. Mirza Agam Gumay, SMHk, ada sebanyak 1 juta APD berupa masker yang disiapkan oleh Pemprov Jabar untuk membekali seluruh anggota DPRD Jabar yang akan melaksanakan kegiatan Reses III tahun sidang 2019-2020.

Dari 1 juta Masker yang disediakan, jumlah Masker yang dibawa oleh masing-masing anggota berbeda-beda jumlahnya. Hal ini disesuaikan dengan jabatan di AKD dan Pimpinan Dewan. Kalau anggota biasa dibekali 5.000 pc Masker.

“Saya selaku Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Jabar dibekali sebanyak 7.000 pc masker, untuk Ketua AKD dibekali 10.000 pc masker ”, ujar Agam – sapaan—Mirza Agam Gumay, saat ditemui media online : faktabandungraya.com, di ruang kerja Badan Kehormatan DPRD Jabar, jalan Diponegoro No.27 Bandung, Senin (20/7-2020).

Dengan dibekali APD masker sebanyak 7.000 pc masker, maka selama melaksanakan kegiatan reses yang telah dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 10 Juli 2020, kemarin, selain menyerap aspirasi masyarakat yang kita juga diberkewajiban untuk membarikan/ menyalurkan masker kepada masyarakat di daerah pemilihan kita masing-masing.

Berhubung, kegiatan reses III kali ini, masih ditengah kondisi pandemi covid-19, maka selama melaksanakan kegiatan reses, kita tidak dibenarkan untuk mengumpulkan massa/ konstituen lebih dari 20 orang, sebagaimana diatur dalam penerapan protokol kesehatan. Jadi bekal masker yang kita bawa ke daerah pemilihan masing-masing, kita bagikan selain ke masyarakat yang hadir langsung ke titik/ kelokasi kegiatan reses, juga kita bagikan ke tokoh masyarakat, ke kepala desa, ke puskesmas, dan juga ke beberapa masyarakat.

Pembagian dan penyaluran masker sebanyak 7.000 pc sebenarnya masih kurang dan perlu ditambah lagi, hal ini mengingat masih cukup banyak warga yang tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum. Seperti, di pasar-pasar tradisonal, diterminal dan di stasiun kereta api, ujar politisi Partai Gerindra ini.

Lebih lanjut Agam mengatakan, Kabupaten Cianjur masuk Zona Hijau, namun demi mengantisipasi penyebaran covid-19, maka seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur pada khususnya dan masyarakat Jawa barat pada umumnya, diharuskan tetap menggunakan masker saat melakukan akitifitas keluar rumah, harus membawa handsanitaser, tetap menjaga jarak, sering sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Agam juga menghimbau masyarakat, untuk tetap disiplin penerapan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker. Karena masker dapat melindungimu, keluarga dan masyarakat dari wabah berbahaya covid-19. Bahkan sebelum kita berangkat kerja/ keluar rumah, pastikan perlengkapan (AKB) Adaptasi Kebiasaan baru sudah siap di tas, selalu jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan pakai sabun.

Kalau kita masih menemukan masyarakat tidak memakai masker ditempat umum, maka jangan pikir panjang lagi, kita harus tegur dengan baik-baik kepada orang yang tidak memakai masker tersebut. Kasih tahu bahwa masker melindungimu, keluarga dan masyarakat ari wabah berbahaya covid-19, tandasnya. (adikarya parlemen/ husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.