Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Petani Karawang Sampaikan Keluh Resah Soal Pupuk Kepada Anggota DPRD Jabar

Petani Karawang sedang menanam padi, tpi pupuk langka (foto;istimewa)
KARAWANG, Faktabandungraya.com,--- Para petani menyampaikan keluh resah menyampaikan kepada anggota DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Jabar X (Kabupaten Purwakarta dan Karawang), terkait kelangkaan pupuk disetiap musim tanam.

Mendengar keluhan petani soal langkanya pupuk di Karawang, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Purwakarta – Karawang Iis Turniasih bersama delapan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat lainnya marah besar akibat langkanya pupuk. Pasalnya, Karawang merupakan daerah yang memiliki pupuk subsidi.

“Di saat musim tanam para petani sangat membutuhkan pupuk, tapi justru terjadi kelangkaan,” Hj, Iis Turniasih kepawaq wartawan, di Karawang.

Menurut anggota anggota DPRD Jabar, Hj.Iis Turniasih dari Fraksi PDIP, rasa resah dan gelisah yang dialami petani Karawang, seharusnya tidak akan terjadi berulang-ulang, andai saja pemerintah benar-benar memperhatikan kebutuhan petani akan pupuk, terutama pupuk urea bersubsidi.

Kebutuhan akan pupuk selalu menghilang bahkan kosong dibeberapa agen pupuk, disetiap musim tanam, Padahal sector pangan pertanian merupakan salah satu sector yang mampu bertahan selama terjadi pandemi covid-19.

“Dimasa Pandemi Covid-19, sektor pangan pertanian merupakan sektor yang diandalkan untuk mengatasi persoalan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, untuk penguatan sektor pangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu mengadakan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, kata Hj.Iis Turniasih wakil rakyat dari Dapil Jabar X ( kab.Purwakarta-Karawang) ini.

Politisi perempuan besutan Megawati ini mengungkapkan, belum lama ini para petani di Kabupaten Karawang mulai gelisah dengan langkanya pupuk urea di saat umur padi sudah mulai dilakukan pemupukan. Hampir semua kios penjual pupuk urea tidak ada yang jual dikarenakan stok pupuk kosong.


Hj.Iis Turniasih, anggota DPRD Jabar (foto:istimewa)

Kabupaten Karawang merupakan salah satu lumbung padi Nasional, tapi kenapa setiap musim tanam tiba para petani selalu resah dan gelisah, padahal di Karawang ada produsen pupuk yaitu PT.Pupuk Kujang.

Iis menambahkan, kelangkaan ini bukan terjadi kali ini saja, tapi selalu berulang setiap musim tanam. Oleh karenanya, dia meminta agar Gubernur Jawa Barat menindaklanjuti persoalan tersebut secara cepat.

“Hal ini selalu berulang. Kami mohon kepada semua pihak, terutama bapak Gubernur Jawa Barat ikut memperhatikan urusan penting ini,” pintanya.

Terlebih, Karawang sampai saat ini merupakan salah satu lumbung padi nasional dan lebih ironis, produsen pupuk subsidi juga ada di Kabupaten Karawang yakni BUMN PT Pupuk Kujang.

Selama kondisi pandemi covid-19, sektor perekonomian yang tetap alami pertumbuhan positif untuk itu,   sudah seharusnya Gubernur dan jajaran Perangkat Daerah serta BUMD melakukan langkah terobosan untuk lanjutkan tren positif.

Pemprov Jabar mempunyai BUMD (PT.Argo Jabar) yang bisa dioptimalkan peranannya, diantaranya untuk mengatasi masalah kebutuhan pertanian, mulai bibit, pupuk, insektisida dan yang lainnya. tandasnya. (adikarya/husein).