Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Komisi IV DPRD Jabar Minta Irigasi di Wilayah UPTD Cimanuk-Cisanggarung Segara Diperbaiki

Rombongan Komisi IV DPRD Jabar meninjau kondisi daerah aliaran irigasi UPTD Ciamnuk-Cisanggarung di Sumedang (foto:humas).   

SUMEDANG, Faktabandungraya.com,--- Rombongan Komisi IV DPRD Jawa Barat beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja ke kantor UPTD PSDA Wilayah  Cimanuk-Cisanggarung di Kabuapten Sumedang. Sekaligus meninjau kondisi jaringan irigasinya.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Memo Hermawan, bahwa Irigasi Wilayah UPTD Cimanuk – Cisanggarung ini dibangun pada tahun 1972, sehingga perlu adanya perbaikan yang paling darurat untuk mengantisipasi terjadinya pergerakan tanah karena dapat menyebabkan terputusnya aliran irigasi ke 270 hektar di Kecamatan Cisarua yang tidak terairi akibat irgasi ini yang tidak berfungsi.

“Harapan kami kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk bisa mendorong perbaikan daerah irigasi ini, Karena setelah Komisi IV tinjau dan berkoordinasi dengan Kepala UPTD butuh dana untuk Sentig Kiri ini sejumlah 13 miliyar. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi pada perencanaan tahun 2022,  ujar Kang Memo ---sapaan--- H.Memo Hermawan saat dihubungi terkait hasil kunker ke UPTD  PSDA Wilayah Caimanuk-Cisanggarung di Sumedang.

Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat yang meninjau Irigasi tersebut menyebut bahwa APBD Provinsi Jawa Barat itu sekitar 40 Triliyun, sehingga pembangunan Infrastruktur Pertanian bisa teratasi.

“Pembangunan Infrasturktur Pertanian yang salah satunya itu adalah pembangunan Irigasi, maka kalua irigiasi ini terairi, insyaallah petani itu bisa menanam hingga 3 kali dalam 1 tahun, tetapi kenyataannya pada saat ini sawah – sawah mereka tidak ditanami karena tidak terairi," kata politisi senior PDIP Jabar ini.

Disinggung tentang dorongan dan dukungan dari Komisi IV terhadap Pembangunan Irigasi ini, kang Memo mendorong kepada TAPD agar alokasi anggaran diutamakan dulu untuk Pembangunan Infrastruktur Pertanian.

 “Kami akan mendorong kepada TAPD dan Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Barat untuk mengalokasikan anggaran khususnya dalam Pembangunan Infrastuktur Pertanian, karena ini sangat mendesak” ucapnya.

Komisi IV DPRD jabar saat meninjau daerah aliran irigasi di Sumedang (foto;humas). 

“Mungkin ada ribuan masyarakat yang bergantung kepada irigasi ini, padahal hanya membutuhkan anggaran sebesar 13 Miliyar, tapi untuk wilayah Sentig Kanan ini lebih luas lagi bisa mengairi sekitar 800 hektar yang membutuhkan dana sebesar 86 Miliyar. Mudah – mudahan Pemerintah Pusat juga bisa menurunkan DAKnya ke Irigasi ini sehingga Irigasi ini bisa berfungsi Kembali," harap anggota Komisi IV DPRD Jabar ini.

Dirinya Berharap dengan adanya Pembangunan Irigasi ini, dapat menjadikan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat dan Ketahanan Pangan di Indonesia dapat terwujud.

“Mudah-mudahan dengan adanyan Pembangunan Irigasi ini masyarakat bisa bercocok tanam kembali khusunya padi, sehingga menciptakan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat dan Ketahanan Pangan di Indonesia bisa terwujud,” tandasnya. (adiakrya/husein).

Posting Komentar

0 Komentar