Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Kasus Tawuran Pelajar Di Bogor Jadi Pelajaran, DPRD Jabar Minta Sekolah Perhatikan Psikologis Siswa Saat PTM

Anggota Komisi V Asep Wahyu Wijaya saat kunjungi KCD Pendidikan wilayah II Bogor
 ( foto:humas)
.
Kota BOGOR, Faktabandungraya.com,-- Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya meminta pihak sekolah memperhatikan aspek psikologis siswa saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimulai.

Peristiwa tawuran yang berakibat jatuhnya korban jiwa seorang pelajar  SMAN 7 Kota Bogor beberapa waktu lalu, oleh pelajar SMAN lain tentunya sangat memperhatikan. 

Kejadian tawuran yang terjadi di dekat SMAN 7 Kota Bogor ini sangat kita sayangkan. Seharusnya tidak perlu terjadi kalau saja pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidik Wlayah II dapat mengantisipasi aspek psikologis siswa diluar mengantisipasi aspek protokol kesehatan.

Peristiwa yang menimpa pelajar SMAN 7 Kota Bgoro ini harus menjadi perhatian dan pelajaran bersama, bahwa sesungguhnya pembelajaran tatap muka harus mampu mengantisipasi persoalan lain selain dari urusan covid atau prokes.

“ Kita harus sangat memahami dan harus sangat mendalami tentang fenomena ketika siswa lama dirumah dan ketika mereka akan sekolah barangkali potensi tawuran atau perkelahian atar pelajar harus di antisipasi," katanya saat melakukan monitoring persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMAN 7 Kota Bogor, Senin, (25/1/2021).

Asep Wahyu menilai penanganan psikologis ini penting karena ada kekhawatiran ketika tatap muka digelar, dapat terjadi adanya kekerasan bullying atau perkelahian antar siswa karena pengaruh minimnya sosialisasi antar siswa.

"Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan KCD Wilayah II dapat mengantisipasi hal tersebut dapat merumuskan dan mengantisipasi persoalan psikologis siswa ini,"  pintanya.

Rombongan Komisi V DPRD Jabar foto bersama pihak KCD Pendiikan Wilayah II Bogor
 ( foto:humas)
 

Sebagai informasi bahwa kasus tawuran antar pelajar SMAN 7 dan SMAN 6 kota Bogor terjadi pada Rabu (6 Oktober 2021) malam. 

Insiden tawuran sesama pelajar ini terjadi depan SMAN 7,Jalan Palupuh Raya Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dengan korban RM (17) pelajar SMAN 7 Kota Bogor disabet benda tajam di bagian perut dan kepala yang berakhir maut akibat. 

Kasus tawuran yang memakan korban RM (17) sedang ditangani oleh Polres Kota Bogor dan pelakunya dua orang yaitu RA (18) dan ML (17) sudah diamankan di Mapolresta Bogor Kota.(dbs/sein).