Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dongkrak Peningkatan PAD, Komisi III Minta Digitalisasi Pemanfaat Aset P3D Jabar

Sabtu, 11 Desember 2021 | 09:10 WIB Last Updated 2021-12-15T02:14:01Z
Klik

Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar, H. Sugianto nangolah, SH,MH (foto:istimewa). 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Selama pandemi Covid-19, Pendapatan Asli Daerah (PAD)turun cukup segnifikan, bahkan di tahun 2021 ini turn sekitar Rp.5 triliun. Untuk itu, guna mendongkrak PAD, Komisi III DPRD Jabar minta kepada pemerintah provinsi Jabar agar dilakukan digitalisasi pemanfaatan asset P3D.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar H.Sugianto Nangolah, SH, MH,  masih cukup banyak aset Jabar yang dibelum dimanfaatkan secara maksimal oleh  Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D). Untuk itu, Komisi III mendorong digitalisasi pemanfaatan Astp P3D demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

P3D provinsi Jabar ada 34 kantor yang tersebar di 27 kabupaten/kota, kantor-kantor P3D tersebut memiliki peran sangat penting dan strategis dalam mendongkrak dan meningkatkan PAD Jabar.  Namun, sangat disayangkan dalam pengelolaan dan pemanfaatan Aset P3D tidak dilakukan secara maksimal.

Untuk mendorong agar pemanfaatan aset P3D dapat lebih maksimal dalam mendongkrak PAD, Komisi III DPRD Jabar mendorong pemanfaatan aset P3D dilakukan secara digital, kata Sugianto nagolah saat ditemui di ruang Fraksi Partai Demokrat DPRD jabar, Jum'at (10/12/2021).  

Dikatakan hasil monitoring dan pengawasan Komisi III DPRD jabar ke seluruh kantor P3D Jabar, ternyata menurut keterangan pihak kantor P3D, bahwa mereka mengalami kendala dalam menertibkan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Hal ini dikarena masyarakat terdampak pandemi covid-19.

Terkait apa yang disampaikan pihak kantor P3D Jabar tersebut, maka harus dicari solusinya agar masyarakat dapat membayar pajak tepat waktu dan sesuai kewajibannya.

"Kantor P3D selalu terjebak dengan permasalahan kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU),disitu kita harus bisa mencari permasalahanya dimana dan P3D harus bisa mencari solusi yang baik agar masyarakat mau membayar pajak tersebut," ujar politisi Demokrat Jabar ini.

Menurutnya, program digitalisasi dalam hal pembayaran pajak menjadi hal yang tepat untuk dikembangkan, karena dengan adanya digitalisasi tersebut, itu membuat masyarakat mudah untuk membayar pajak.

Rapat kerja Komisi III DPRD Jabar dengan mitra dari kantor P3D jabar di KBB ( foto:humas).

"Program digitalisasi dalam pengelolaan hal pajak kendaraan bermotor perlu diperhatikan dan dikembangkan karena digitalisasi akan membuat program pembayaran pajak menjadi lebih gampang," lanjutnya.

Sugianto berharap, Kantor P3D di Jawa Barat dapat mengoptimalkan program digitalisasi terutama dalam hal pembayaran pajak, dengan begitu sedikit demi sedikit permasalahan yang ada dapat terselesaikan dan juga PAD Jawa Barat dapat meningkat.

"Harapan kami, semoga kantor P3D bisa membuat program digitalisasi yang maksimal sehingga permasalahan di kantor P3D bisa terselesaikan, dan pendapatan bisa menjadi lebih baik sehingga PAD jawa Barat bisa meningkat," pungkasnya. (adikarya/husein).

×
Berita Terbaru Update