Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Selama Masa Lebaran, Ribuan Personel Siaga Jaga Kota Bandung Tetap Kondusif

Senin, 01 April 2024 | 23:13 WIB Last Updated 2024-04-01T16:13:08Z
Klik

Pj Wali kota Bandung Bambang memberikan keterangan Pers usai pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Masa Lebaran

 
BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiagakan 706 personel agar Kota Bandung tetap aman dan kondusif. Para personel akan bersiaga pada 3 - 18 April 20224 ini.

Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengungkapkan personel yang siaga mulai dari Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga Dinas Kesehatan.

"Saya yakin betul, bahwa Kota Bandung ini bisa diselenggarakan jauh lebih baik dengan sinergi dan kolaborasi. Kita harap momen Hari Raya Idulfitri ini berjalan lancar," kata Bambang pada kegiatan Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya tahun 2024 Polrestabes Bandung, Senin 1 April 2024.

Untuk titik rawan kemacetan, Dinas Perhubungan telah mengidentifikasi sekitar 38 titik. Beberapa di antaranya yaitu Jalan Ir H. Djuanda, Simpang Lima Asia Afrika, hingga Bundaran Cibiru.

"Salah satunya akibat pasar tumpah. Kami pastikan H-2 dan H+2 tidak ada aktivitas pasar tumpah," katanya.

Di samping itu, soal sampah ia mengimbau kepada masyarakat untuk meminimalisir pembuangan sampah. Pasalnya TPA Sarimukti tutup selama Idulfitri.


Suasana rapat Koordinasi di Pemkot bandung  jelang Lebaran


"Hari lebaran itu TPA Sarimukti ditutup. H-1 Kami akan lakukan pembatasan. Saya perintahkan camat dan lurah, agar semua lapangan yang menjadi lokasi salat, sampahnya dibersihkan. Ini untuk meminimalisir potensi sampah," ungkapnya.


Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengungkapkan pihaknya juga akan menggelar operasi Ketupat Lodaya selama 14 hari pada 4 - 16 April 2024.

"Personel yang diterjunkan 1.218 orang. Dari Polrestabes 826 personel, Polda Jabar 110 personel, TNI 180 personel dan instansi 102 personel," tuturnya.

Polrestabes bandung juga mendirikan 32 pos, terdiri dari 1 posko utama, 1 posko terpadu, 6 pos pelayanan dan 24 pos pengamanan.

"Khusus Kota Bandung, kita fokus rawan kemacetan, rawan laka dan tempat pengamanan wisata. Untuk rawan macet ini, jalur wisata menuju Lembang, jalur Dr Djunjunan, Jalan Pasirkaliki, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Asia Afrika dan Bundaran cibiru dan  Ir. H Djuanda," tuturnya.

"Jalur wisata itu seperti Kebun Binatang, Taman Lalu Lintas, Trans Studio, Kiara Artha Park, Al Jabbar dan seluruh mall di Kota Bandung," ungkapnya. (yan/red).

×
Berita Terbaru Update