![]() |
| Caretaker Kadin Kab Bandung Rio F Wilantara bersama pengurus (foto: dok.ist) |
Pembentukan caretaker KADIN
Kabupaten Bandung dilakukan menyusul berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya
pada 13 November 2024 tanpa terlaksananya Mukab. Untuk mengisi kekosongan
tersebut, KADIN Jawa Barat menerbitkan Surat Keputusan Nomor SKEP/0094/DP/I/2026
pada Januari 2026 tentang Dewan Pengurus KADIN Sementara (Caretaker) Kabupaten
Bandung.
Ketua Caretaker KADIN Kabupaten
Bandung, Rio F. Wilantara, menjelaskan bahwa penunjukan tersebut merujuk pada
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KADIN yang telah ditetapkan
melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2022 tentang persetujuan perubahan
AD/ART KADIN, serta Peraturan Organisasi Nomor 286 mengenai pedoman
penyelenggaraan Musyawarah Kabupaten/Kota.
“Sejak berakhirnya SK kepengurusan
pada 13 November 2024, terjadi kekosongan kepengurusan di KADIN Kabupaten
Bandung. Maka caretaker hadir untuk menjalankan amanah konstitusi, yakni
mempersiapkan dan melaksanakan Mukab,” ujar Rio.
Ia menegaskan, tugas utama caretaker adalah memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan sesuai ketentuan organisasi. Salah satu agenda penting Mukab nanti adalah pemilihan Ketua KADIN Kabupaten Bandung periode 2026–2031 secara definitif.

Logo Kadin Jabar : "Tabah, Jujur dan Setia"
Dalam rapat pengurus yang digelar
awal Maret lalu, selain menetapkan waktu pelaksanaan Mukab, caretaker juga
telah membentuk kepanitiaan. Panitia tersebut akan bekerja menjalankan seluruh
tahapan Mukab sesuai Peraturan Organisasi KADIN Indonesia.
Rio yang juga menjabat Wakil Ketua
Umum Bidang Organisasi KADIN Jawa Barat menyampaikan harapannya agar seluruh
pemangku kepentingan dapat berpartisipasi aktif. Ia mengundang pelaku usaha,
asosiasi, koperasi, serta unsur pemerintah dan anggota KADIN Kabupaten Bandung
untuk terlibat dan menyukseskan Mukab.
“Kami ingin Mukab ini menjadi momentum
konsolidasi dan kebangkitan KADIN Kabupaten Bandung agar lebih solid, sinergis,
dan inovatif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan
ekonomi,” tegasnya.
Dengan digelarnya Mukab pada Mei
mendatang, diharapkan kepengurusan baru KADIN Kabupaten Bandung dapat segera
terbentuk dan menjalankan program kerja secara optimal dalam mendukung visi
pembangunan ekonomi di Kabupaten Bandung. (*/red).
.jpeg)