Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi I DPRD Jabar Dorong Pilkades E-Voting Diterapkan di Seluruh Desa

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:26 WIB Last Updated 2026-03-15T15:35:20Z
Klik
Anggota Komisi I DPRD Jabar H.M.Sidkon Dj, SH, MM dari Fraksi PKB (foto: dok.sidkon)


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, H. Muhamad Sidkon Dj., SH., MM., mendorong agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ke depan di seluruh desa di Jawa Barat dapat menggunakan sistem elektronik atau e-voting.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut telah terbukti berjalan cukup efektif pada pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Karawang, meskipun masih ditemukan beberapa kendala teknis yang perlu dievaluasi.

“Memang dalam pelaksanaan Pilkades secara elektronik di Kabupaten Indramayu dan Karawang masih ditemukan kendala, seperti saat pemungutan suara mesin e-voting mengalami error sehingga harus dilakukan pemilihan ulang. Hal itu terjadi di Kabupaten Karawang. Jadi ke depan harus dievaluasi dan dicarikan solusinya agar kendala serupa tidak terulang,” ujar Sidkon saat ditemui di ruang Komisi I DPRD Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, agar pelaksanaan Pilkades elektronik dapat berjalan lancar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota harus mempersiapkan anggaran secara matang. Anggaran tersebut terutama dibutuhkan untuk pengadaan perangkat elektronik serta dukungan jaringan internet yang memadai dan sosialisasi tahapan Pilkades.

“Kebutuhan perangkat elektronik dan jaringan internet termasuk sosialiasi tahapan Pilkades tentu memerlukan anggaran. Karena itu Komisi I DPRD Jabar meminta Pemprov melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) untuk benar-benar menghitung dan mengusulkan kebutuhan anggaran Pilkades elektronik secara matang, sehingga dapat diketahui secara pasti berapa kebutuhan anggaran untuk setiap desa,” katanya.

Selain persoalan anggaran dan perangkat teknologi, Sidkon juga menyoroti masih kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai tahapan dan mekanisme Pilkades elektronik.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami cara menggunakan sistem e-voting, khususnya bagi warga dengan keterbatasan seperti buta huruf atau buta warna.

“Terus terang masih cukup banyak masyarakat yang belum paham pelaksanaan e-voting. Misalnya masyarakat yang buta huruf atau buta warna, mereka tentu harus dibimbing dan diarahkan. Hal ini juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Sidkon menambahkan, berbagai kendala yang terjadi pada pelaksanaan Pilkades elektronik di Indramayu dan Karawang harus dijadikan bahan evaluasi bersama. Menurutnya, permasalahan teknis maupun kurangnya sosialisasi sebagian besar berkaitan dengan keterbatasan anggaran yang tersedia.

Karena itu, ia menegaskan Komisi I DPRD Jawa Barat siap mendorong serta mendukung penyediaan anggaran yang memadai guna memastikan pelaksanaan Pilkades elektronik serentak di Jawa Barat dapat berjalan lancar dan sukses di masa mendatang.

“Intinya Komisi I DPRD Jabar siap mendorong dan mendukung anggaran Pilkades elektronik serentak yang memadai demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaannya,” pungkasnya. (sein). 

×
Berita Terbaru Update