![]() |
| Pimpinan dan anggoa Komisi II DPRD Jabar kunker ke UPTD BPTPH Wilayah I Cinjur : Soroti sdm dan minimnya anggaran |
Sorotan tersebut disampaikan Wakil
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Lina Ruslinawati, saat melakukan
kunjungan kerja ke UPTD BPTPH Wilayah I Cianjur, Kamis (5/3/2026).
Menurut Lina, kondisi tersebut
berpotensi memengaruhi optimalisasi pelayanan kepada para petani, khususnya
dalam kegiatan pemantauan serta penanganan serangan hama dan penyakit tanaman
di lapangan.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil
peninjauan, terdapat tambahan tenaga dari unsur Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja (PPPK) yang latar belakang pendidikannya tidak seluruhnya
berasal dari bidang pertanian.
“Beberapa tenaga yang ditempatkan
di sini berasal dari berbagai bidang yang tidak secara langsung berkaitan
dengan pertanian. Hal ini tentu perlu menjadi bahan evaluasi karena tugas di
unit ini sangat spesifik,” ujar Lina.
Selain persoalan penempatan tenaga kerja, Komisi II DPRD Jabar juga menilai keterbatasan anggaran operasional menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan tugas BPTPH, khususnya untuk kegiatan pemantauan di lapangan.

Komisi II bersama pejabar UPTD BPTPH Cianjur
Menurutnya, minimnya anggaran
membuat petugas tidak dapat melakukan pemantauan secara optimal dan berkala
terhadap potensi serangan hama yang dapat mengancam produksi pertanian.
“Jangan sampai di satu sisi kita
mendorong peningkatan produktivitas pertanian, tetapi di sisi lain dukungan
untuk kegiatan di lapangan justru terbatas,” katanya.
Lina menambahkan, pihaknya akan
menjadikan temuan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk mendorong perbaikan
dalam perencanaan program serta penganggaran ke depan.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan
dalam rangka evaluasi program dan kegiatan APBD Tahun Anggaran 2025 serta
pembahasan rencana program pada APBD Tahun Anggaran 2026. (*/sein).
.jpeg)