Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Modest Fashion Ramadan Jadi Motor Ekonomi Bandung

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:44 WIB Last Updated 2026-03-07T15:43:59Z
Klik
HijabFest 2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga)



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Momentum Ramadan dinilai menjadi salah satu penggerak utama industri modest fashion di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung pun mendorong penguatan sektor busana muslim sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah yang memiliki potensi besar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, ekosistem industri modest fashion di Bandung telah berkembang cukup lengkap, mulai dari kreativitas desain, produksi konveksi hingga pasar yang kuat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri konferensi pers HijabFest 2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu (7/3/2026).

Menurut Farhan, Bandung memiliki kapasitas produksi fesyen muslim yang beragam, dari skala kecil hingga produksi massal yang mampu menjangkau pasar luas, terutama saat permintaan meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Untuk Kota Bandung, modest fashion atau busana muslim dan muslimah memiliki potensi besar. Kreativitas dan skala produksinya dari yang paling niche hingga massal semuanya ada di Bandung,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah tantangan dalam pengembangan industri fesyen, terutama pada inovasi desain serta penguatan industri bahan tekstil. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan sektor manufaktur di Kota Bandung masih sangat rendah.

konferensi pers HijabFest 2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga)


Padahal, menurut Farhan, keberadaan produsen bahan tekstil menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat rantai pasok industri modest fashion.

Di sisi lain, ia menilai pentingnya perlindungan terhadap produk fesyen lokal dari masuknya pakaian jadi impor yang lebih murah. Pemerintah daerah mendorong sejumlah instrumen ekonomi seperti sertifikasi halal dan penggunaan sistem pembayaran digital nasional untuk menjaga daya saing produk lokal.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyebut Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah dan industri halal. Dengan jumlah penduduk lebih dari 50 juta jiwa yang mayoritas beragama Islam, pasar modest fashion dinilai sangat menjanjikan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, UMKM dan akademisi untuk memperkuat ekosistem industri halal, termasuk sektor fesyen muslim.

Melalui berbagai kegiatan seperti HijabFest, Pemkot Bandung berharap industri modest fashion semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada momentum Ramadan. (ray/red).

×
Berita Terbaru Update