![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD JAbar H. Zulkifly Caniago, BE dari Fraksi Demokrat |
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat,
H. Zulkifly Chaniago, BE, menegaskan bahwa meskipun memasuki pekan kedua
Ramadan 1447 Hijriah belum terlihat lonjakan arus kendaraan, puncak arus mudik
diperkirakan terjadi pada 17 hingga 19 Maret 2026. Menurutnya, sisa waktu yang
ada harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membenahi sarana dan prasarana
pendukung transportasi.
“Komisi IV DPRD Jabar mendorong
Pemprov Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang serta Dinas Perhubungan
agar mempercepat perbaikan jalan, pembenahan rambu-rambu, marka jalan, hingga
penambahan penerangan jalan umum,” ujar Zulkifly saat ditemui di Gedung DPRD
Jabar, Bandung, Senin (2/3/2026).
Ia menekankan, peran Dinas Bina
Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) serta Dinas Perhubungan sangat krusial dalam
memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang hendak merayakan Idulfitri,
baik yang keluar maupun masuk wilayah Jawa Barat.
Dorongan tersebut, lanjutnya,
bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama saat
melintasi ruas jalan provinsi yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Selain percepatan perbaikan,
legislator dari daerah pemilihan Jabar XI (Sumedang, Majalengka, dan Subang/ SMS)
itu juga meminta agar selama musim mudik, DBMPR menyiagakan alat berat dan
sumber daya manusia di sejumlah titik strategis. Posko kesiapsiagaan pun
dinilai perlu didirikan, khususnya di wilayah yang rawan bencana seperti
longsor dan banjir.
“Beberapa daerah di Jawa Barat,
terutama wilayah selatan, memiliki kontur jalan yang berkelok dan rawan
longsor. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Zulkifly juga mengimbau masyarakat
yang akan melakukan perjalanan mudik, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
angkutan umum, untuk tetap waspada dan berhati-hati selama di perjalanan.
Ia berharap sinergi antara
pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat memastikan arus mudik Lebaran 2026
di Jawa Barat berlangsung lancar, aman, dan minim hambatan. (syaf/sein).
