Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Porprov Jabar 2026, Sejumlah Cabor Gelisah Dana Operasional Belum Cair dari KONI

Kamis, 30 April 2026 | 10:35 WIB Last Updated 2026-04-30T03:35:55Z
Klik

Diskusi publik PWI Jawa Barat " Mengawal Kebijakan Olahraga Jabar " di BAndung , Rabu (29/4/2026). 


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, sejumlah cabang olahraga (cabor) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Barat mulai menyuarakan kegelisahan. Persoalan klasik berupa keterbatasan anggaran kembali mencuat di tengah persiapan menuju ajang multi-event empat tahunan tersebut.

Porprov Jabar XV/2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 dengan tiga tuan rumah utama, yakni Bekasi, Bogor, dan Depok. Namun, kesiapan teknis di lapangan belum sepenuhnya berjalan mulus akibat belum cairnya dukungan dana.

Kondisi ini mengemuka dalam Diskusi Publik PWI Jawa Barat bertema “Mengawal Arah Kebijakan Olahraga Jabar” di Bandung, Rabu (29/4/2026).  

Dalam diskusi tersebut, menghadirkan empat narasumber, Asisten Deputi Pengelolaan Jasa, Sarana, dan Prasarana Olahraga Kemenpora Tri Winarno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jabar Hery Antasari, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof.Amung Ma’mun, dan pelatih taekwondo Taufik Krisna, serta Kesit Budi Handoyo yang merupakan wartawan olahraga senior sebagai moderator.

Sejumlah perwakilan cabor mengungkapkan bahwa hingga saat ini Bantuan Operasional Kegiatan (BOK) dari KONI Jabar belum diterima.

Ketua Umum Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jabar, Sugito, menegaskan bahwa keterlambatan ini berkaitan langsung dengan belum turunnya dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke KONI.

“Kami berharap bantuan bisa segera dicairkan agar pembinaan atlet tidak terhambat,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jabar, Sorta Mina. Ia menilai, tanpa dukungan anggaran yang memadai, sulit bagi cabor untuk menjaga bahkan meningkatkan prestasi, terlebih untuk olahraga yang minim sponsor.

“Arung jeram tidak seperti cabang populer lainnya. Kami masih sangat bergantung pada bantuan KONI,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan para atlet dan pengurus tetap berkomitmen menghadapi Porprov dengan semangat juang tinggi. Menurutnya, keterbatasan justru harus dijawab dengan kerja keras, meski ia mengakui sarana dan prasarana tetap menjadi faktor krusial.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar, Hery Antasari, menjelaskan bahwa tekanan anggaran tidak hanya terjadi di Jawa Barat, melainkan juga secara nasional. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan efisiensi dan prioritas pembangunan yang lebih luas.

“Pemerintah provinsi saat ini memiliki sejumlah program prioritas yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Diskusi publik “Mengawal Arah Kebijakan Olahraga Jabar”


Hery memastikan bahwa dana hibah untuk KONI Jabar sebesar Rp20 miliar tengah dalam proses pencairan dan diharapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat. Namun, untuk alokasi khusus Porprov, pihaknya belum dapat memberikan kepastian waktu.

“Kalau sesuai rencana, Mei sudah mulai berjalan. Kita optimistis semua tetap on the track,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa di tengah keterbatasan, peluang untuk berprestasi tetap terbuka. Bahkan, ia menyebut target mempertahankan dominasi Jawa Barat di level nasional bukan hal mustahil.

“Kalau dalam kondisi seperti ini saja kita bisa berprestasi, kenapa tidak?” tambahnya.

Lebih jauh, Hery mengungkapkan bahwa indikator kinerja utama di Dispora Jabar saat ini tidak semata berfokus pada olahraga prestasi, melainkan juga indeks pembangunan pemuda. Meski begitu, ia menegaskan olahraga tetap memiliki peran strategis, termasuk olahraga masyarakat seperti senam dan aktivitas kebugaran lainnya.

Dengan waktu yang terus berjalan menuju November 2026, tantangan pembiayaan menjadi ujian nyata bagi kesiapan olahraga Jawa Barat. Di tengah keterbatasan, harapan tetap bertumpu pada sinergi antara pemerintah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan Porprov tetap berlangsung sukses sekaligus melahirkan prestasi. (*/sein).

×
Berita Terbaru Update