![]() |
| Menaker Yassierli meluncurkan program Talent and Innovation Hub (TIH) |
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli,
menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari transformasi fungsi balai
pelatihan kerja yang kini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan,
tetapi juga mendorong inovasi dan kewirausahaan.
“Balai ini kita dorong menjadi
ruang kolaborasi—tempat bertemunya ide, diskusi, dan pengembangan inovasi serta
kewirausahaan,” ujar Yassierli dalam sambutannya.
Talent and Innovation Hub dirancang
sebagai ekosistem terpadu yang menghubungkan pelatihan, inovasi, dan kebutuhan
industri. Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya dipersiapkan sebagai
pencari kerja, tetapi juga diarahkan menjadi pencipta lapangan kerja baru.
Program ini menghadirkan berbagai
pelatihan berbasis kebutuhan industri, mulai dari keterampilan digital,
kecerdasan buatan (AI), hingga kewirausahaan. Selain itu, TIH juga memberikan
perhatian pada peningkatan kapasitas kelompok rentan, termasuk penyandang
disabilitas, agar dapat bersaing di dunia kerja.
Dalam implementasinya, peserta akan
terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek yang berorientasi pada solusi
nyata. Mereka didorong menghasilkan produk atau inovasi yang relevan dengan
kebutuhan pasar.
![]() |
| Yassierli bersama peserta pelatihan program Talent and Innovation Hub (TIH) di Balai PKK Bekasi |
Beragam kegiatan pendukung turut dihadirkan, seperti sesi berbagi pengetahuan, talkshow, hingga business matching yang mempertemukan talenta dengan pelaku industri dan investor. Upaya ini diharapkan membuka peluang kerja sama sekaligus akses pendanaan.
Kemnaker juga membuka peluang
kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi, yayasan, dan asosiasi,
untuk memperluas dampak program ini.
Melalui Talent and Innovation Hub,
pemerintah berharap dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya
siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi inklusif yang berkontribusi
pada pertumbuhan ekonomi nasional. (*/red).
.jpeg)
