Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Resmikan Talent and Innovation Hub di Bekasi, Dorong Talenta Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB Last Updated 2026-04-29T14:22:58Z
Klik
Menaker Yassierli meluncurkan program Talent and Innovation Hub (TIH)



BEKASI, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan program Talent and Innovation Hub (TIH) sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri. Peresmian ini berlangsung di Balai Perluasan Kesempatan Kerja Bekasi pada Selasa (28/4/2026), dan diikuti secara daring oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari transformasi fungsi balai pelatihan kerja yang kini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mendorong inovasi dan kewirausahaan.

“Balai ini kita dorong menjadi ruang kolaborasi—tempat bertemunya ide, diskusi, dan pengembangan inovasi serta kewirausahaan,” ujar Yassierli dalam sambutannya.

Talent and Innovation Hub dirancang sebagai ekosistem terpadu yang menghubungkan pelatihan, inovasi, dan kebutuhan industri. Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga diarahkan menjadi pencipta lapangan kerja baru.

Program ini menghadirkan berbagai pelatihan berbasis kebutuhan industri, mulai dari keterampilan digital, kecerdasan buatan (AI), hingga kewirausahaan. Selain itu, TIH juga memberikan perhatian pada peningkatan kapasitas kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, agar dapat bersaing di dunia kerja.

Dalam implementasinya, peserta akan terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek yang berorientasi pada solusi nyata. Mereka didorong menghasilkan produk atau inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Yassierli bersama peserta pelatihan program Talent and Innovation Hub (TIH) di Balai PKK Bekasi


Tak hanya itu, TIH juga menyediakan program inkubasi bisnis bagi startup dan pelaku usaha. Peserta akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari pengembangan ide, validasi pasar, hingga penyusunan model bisnis yang berkelanjutan.

Beragam kegiatan pendukung turut dihadirkan, seperti sesi berbagi pengetahuan, talkshow, hingga business matching yang mempertemukan talenta dengan pelaku industri dan investor. Upaya ini diharapkan membuka peluang kerja sama sekaligus akses pendanaan.

Kemnaker juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi, yayasan, dan asosiasi, untuk memperluas dampak program ini.

Melalui Talent and Innovation Hub, pemerintah berharap dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi inklusif yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. (*/red).

×
Berita Terbaru Update