![]() |
| Petugas DKPP sedang memberikan makanan dan periksa kesehatan hewan Kebon Binatang Bandung |
![]() |
| Pemeriksaan kesehatan hewan kebun binatang bandung |
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan berbagai metode medis guna memastikan kondisi satwa secara komprehensif.
Pemeriksaan terhadap macan tutul
meliputi general check-up, pengambilan sampel darah untuk uji kimia, swab anus
untuk rapid test virus, serta pemeriksaan USG dan X-ray. Dari hasil tersebut,
macan tutul dinyatakan sehat dengan fungsi organ yang baik, meskipun ditemukan
adanya penumpukan lemak subkutan.
Sementara itu, pemeriksaan pada
gajah dilakukan melalui uji darah, swab luka untuk pemeriksaan bakteriologi,
serta pengecekan kuku kaki dan X-ray. Hasilnya tidak menunjukkan adanya infeksi
maupun peradangan, termasuk pada bagian kuku yang sebelumnya mengalami retak.
Gin Gin menambahkan, seluruh sampel
yang telah diambil akan menjalani pengujian lanjutan di Balai Kesehatan Hewan
dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Jawa Barat. Hasil uji tersebut akan menjadi
dasar dalam menyusun langkah perawatan lanjutan bagi satwa.
“Pengujian lanjutan ini penting
untuk memastikan penanganan kesehatan satwa ke depan dapat dilakukan secara
tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemkot Bandung menegaskan
komitmennya untuk terus menjaga kesejahteraan satwa melalui pemantauan rutin
dan perawatan berkelanjutan, seiring upaya pembenahan pengelolaan kebun
binatang ke arah yang lebih baik. (kyy/red).

