Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wamenaker Tekankan Tata Kelola dan SDM Unggul sebagai Kunci Daya Saing BUMN

Rabu, 29 April 2026 | 22:05 WIB Last Updated 2026-04-29T15:06:48Z
Klik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor


TANGERANG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya tata kelola perusahaan yang sehat dan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam memperkuat daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, kedua aspek tersebut menjadi fondasi utama agar BUMN mampu tumbuh, bertransformasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Afriansyah dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT Citilink Indonesia dan Serikat Karyawan Citilink (Sekaci) di Tangerang, Selasa (28/4/2026).

Afriansyah menjelaskan, BUMN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi nasional, mulai dari menciptakan lapangan kerja, menyediakan layanan publik, hingga memperkuat sektor-sektor vital. Oleh karena itu, perusahaan negara dituntut untuk menjalankan bisnis secara profesional, efisien, serta adaptif terhadap perubahan.

Ia mencontohkan peran PT Citilink Indonesia sebagai bagian dari grup Garuda Indonesia yang berkontribusi dalam mendukung konektivitas nasional dan memperkuat sektor transportasi udara.

“Perusahaan seperti Citilink memiliki peran penting, bukan hanya dalam layanan transportasi, tetapi juga dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Afriansyah menilai transformasi yang tengah dilakukan berbagai BUMN harus diarahkan untuk menciptakan perusahaan yang efisien, transparan, dan berkelanjutan. Tata kelola yang baik, kata dia, menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan usaha di tengah persaingan global.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis antara manajemen dan pekerja. Stabilitas hubungan kerja dinilai berperan besar dalam menjaga produktivitas perusahaan.

Wamenaker  bersama PT Citilink Indonesia dan Serikat Karyawan Citilink di Tangerang



Afriansyah pun mengingatkan para pekerja agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja maupun pengurangan pegawai.

“Saya ingin memastikan pekerja mendapatkan perlindungan dan kepastian. Jangan mudah percaya pada isu yang belum tentu benar,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Darsito Hendroseputro menyampaikan bahwa penandatanganan PKB menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perusahaan dan pekerja.

Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan hasil dialog konstruktif yang dilandasi keterbukaan serta semangat saling memahami.

“PKB hari ini merupakan hasil dari proses dialog yang konstruktif, dilandasi keterbukaan, serta semangat untuk saling memahami dan menghargai antara perusahaan dan serikat pekerja,” ujarnya. (*/red).

×
Berita Terbaru Update