Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Iduladha, Memo Hermawan : Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban Masuk Jabar

Minggu, 24 Mei 2026 | 00:39 WIB Last Updated 2026-05-23T17:39:25Z
Klik
Sapi ini diperiksa kesehatannya oleh Tim MEdis dari DKPP Jabar, dinyatakan Sehat



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, anggota DPRD Jawa Barat H. Memo Hermawan meminta pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Barat memperketat pengawasan lalu lintas dan kesehatan hewan kurban yang masuk ke wilayah setempat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta antraks, terutama di tengah meningkatnya distribusi hewan ternak menjelang Iduladha.

“Antisipasi PMK dan antraks ini sangat penting karena beberapa waktu lalu masih ditemukan kasus hewan yang terjangkit penyakit tersebut masuk ke Jawa Barat,” ujar Memo di Gedung DPRD Jawa Barat, baru-baru ini.

Ia menegaskan, Jawa Barat menjadi salah satu daerah tujuan utama distribusi hewan kurban dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Barat, sehingga pengawasan harus diperketat sejak titik masuk.

Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat perlu mengoptimalkan fungsi pos pemeriksaan atau check point di jalur distribusi ternak.

Kambing  ini diperiksa kesehatannya oleh Tim MEdis dari DKPP Jabar, dinyatakan Sehat




Sejumlah titik strategis seperti Bogor, Bekasi, Banjar, Cirebon, dan Indramayu disebut menjadi lokasi penting untuk memastikan setiap hewan yang masuk dalam kondisi sehat dan bebas penyakit menular.

“Keberadaan check point di jalur transportasi hewan sangat penting untuk memastikan hewan yang masuk ke Jabar aman dari PMK maupun antraks,” katanya.

Memo menambahkan, hingga saat ini Jawa Barat belum ditemukan kasus hewan kurban yang terpapar PMK maupun antraks. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat tingginya mobilitas dan permintaan hewan kurban menjelang Iduladha.


Selain pengawasan lalu lintas ternak, ia juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan teknis lainnya, mulai dari pemeriksaan dokumen kesehatan hewan, asal-usul ternak, tempat penampungan, hingga proses penyembelihan dan distribusi daging kurban.

Ia menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen seperti Sertifikat Veteriner Kesehatan Hewan (SVKH) sebagai jaminan keamanan bagi masyarakat.

“Seluruh proses, mulai dari dokumen kesehatan, asal hewan, hingga pemeriksaan daging harus dilakukan secara optimal agar masyarakat merasa aman dalam berkurban,” pungkasnya. (adip/sein)

×
Berita Terbaru Update