Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi IV DPRD Jabar Dorong Penanganan Terpadu Sungai Cimande untuk Atasi Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:43 WIB Last Updated 2026-05-23T04:43:48Z
Klik
Anggota Komisi IV DPRD Jabar meninjau Sungai Cimande di Suedang 


SUMEDANG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat meninjau langsung kondisi Sungai Cimande di wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, sebagai upaya mencari solusi jangka panjang dalam penanganan banjir dan kerusakan sungai.


Kunjungan yang berlangsung di Kecamatan Cimanggung itu melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas PSDA PUPR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah kecamatan setempat.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Zulkifly Chaniago menegaskan, penanganan Sungai Cimande harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan serta tidak hanya bersifat sementara saat terjadi banjir.

“Penanganan Sungai Cimande harus rutin dilakukan, bukan hanya saat banjir terjadi. Karena lokasinya berada di wilayah perbatasan, maka Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung harus sama-sama terlibat,” ujarnya di sela peninjauan lapangan, belum lama ini.

Menurutnya, upaya normalisasi dan perbaikan sungai harus dilakukan secara menyeluruh, baik di bagian hulu maupun hilir, agar penanganan banjir dapat berjalan efektif.

 “Jangan sampai satu daerah memperbaiki hulunya, sementara wilayah hilir dibiarkan. Penanganan seperti itu tidak akan maksimal,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifly juga meminta BBWS lebih serius dalam menangani kondisi Sungai Cimande. Ia menilai penanganan tidak boleh hanya dilakukan saat terjadi bencana atau ketika ada kunjungan kerja semata.

 Meski mengakui kebutuhan anggaran penanganan sungai cukup besar, ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk mempercepat solusi penanganan banjir di kawasan tersebut.

 Kalau ada kendala atau kekurangan, kita bisa duduk bersama dan mencari solusi. Walaupun ini kewenangan BBWS, kita tetap memiliki tanggung jawab karena ini menyangkut keselamatan masyarakat di wilayah Jawa Barat,” tegasnya.

 Ia berharap hasil kunjungan lapangan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret, termasuk koordinasi lintas daerah dan penguatan program pengendalian banjir.

 Menurut Zulkifly, masukan dari pemerintah kecamatan, Dinas PSDA, BBWS, maupun BPBD harus menjadi dasar dalam merumuskan solusi terpadu agar persoalan kerusakan Sungai Cimande dan ancaman banjir dapat segera teratasi. (*/red).

×
Berita Terbaru Update