Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bandung Menuju Era Pelayanan Publik Berbasis AI, Farhan: Teknologi Harus Tetap Punya Empati

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:08 WIB Last Updated 2026-06-04T14:08:41Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA — Kota Bandung bersiap memasuki babak baru transformasi pelayanan publik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pemerintah Kota Bandung menargetkan pemanfaatan teknologi AI bukan sekadar mengikuti tren digital global, tetapi menjadi instrumen nyata untuk mempercepat pelayanan masyarakat, memperkuat transparansi birokrasi, hingga meningkatkan kesejahteraan warga.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat menghadiri forum NGULIK (Ngobrol dan Diskusi Teknologi Informasi dan Komunikasi Data dan Statistik), Kamis (4/6/2026).

Menurut Farhan, perkembangan AI telah mengubah wajah dunia, termasuk cara pemerintah melayani masyarakat. Karena itu, Kota Bandung ingin menjadi salah satu daerah terdepan dalam implementasi AI yang tetap berpihak pada kepentingan publik.

“Saya merasa sangat bahagia karena hari ini kita membahas arah peta jalan AI nasional. Ini penting agar kita bisa menentukan implementasi strategis AI di lingkungan pemerintahan dan masyarakat Kota Bandung,” ujar Farhan.

Ia menilai, transformasi digital saat ini telah memasuki fase penting yang tidak lagi hanya berbicara soal penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu menyelesaikan persoalan masyarakat secara nyata.

Dalam konteks pemerintahan daerah, AI dinilai memiliki potensi besar untuk mempercepat pelayanan publik, meningkatkan akurasi pengambilan kebijakan, memperkuat efisiensi birokrasi, hingga menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Namun di balik peluang besar tersebut, Farhan mengingatkan adanya tantangan serius yang harus diantisipasi, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia.

Menurutnya, pemanfaatan AI membutuhkan aparatur dan masyarakat yang memiliki kemampuan digital memadai agar teknologi tidak hanya menjadi simbol modernisasi, tetapi benar-benar dapat digunakan secara optimal.

“Teknologi secanggih apa pun tidak akan berguna tanpa kesiapan manusianya,” katanya.

Selain kesiapan SDM, Farhan juga menyoroti pentingnya keamanan data dan etika digital. Ia mengingatkan AI memiliki kemampuan besar dalam mengolah informasi dan membantu proses pengambilan keputusan sehingga perlindungan data pribadi harus menjadi prioritas utama.

“Jangan sampai perlindungan data pribadi diabaikan sehingga data masyarakat bisa dikuasai, disimpan, dan diolah dengan cara yang salah,” tegasnya.

Farhan menilai keberhasilan implementasi AI tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas teknologi, media, masyarakat, hingga pemerintah pusat.

Ia pun mengapresiasi dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam membangun ekosistem AI nasional yang sehat dan berkelanjutan.

Secara historis, Bandung memang memiliki jejak panjang sebagai kota inovasi dan pusat perkembangan teknologi di Indonesia. Mulai dari era pendidikan teknik di masa kolonial, lahirnya berbagai kampus teknologi ternama, hingga berkembangnya ekosistem digital dan startup, Bandung dikenal sebagai laboratorium kreativitas dan inovasi nasional.

Kini, di tengah revolusi kecerdasan buatan dunia, Bandung kembali mencoba mengambil peran strategis melalui pembangunan pelayanan publik berbasis AI yang tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.

Farhan menegaskan, secanggih apa pun AI, teknologi tidak akan pernah mampu menggantikan empati manusia dalam melayani masyarakat.

“AI tidak bisa menggantikan rasa empati. Sentuhan kemanusiaan tetap menjadi hal yang sangat penting dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun budaya kerja yang terbuka terhadap inovasi dan tidak takut menghadapi perubahan zaman.

“Saatnya kita menyelesaikan the last mile of digital transformation. Mari bersama-sama membangun Bandung yang lebih maju melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update