![]() |
| menerapkan pola hidup sehat, Wali kota Bandung melakukan senam bersama |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
menilai kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi
juga kesehatan mental yang terjaga. Karena itu, keberadaan ruang publik yang
mendukung aktivitas olahraga, rekreasi, dan interaksi sosial menjadi kebutuhan
penting di tengah dinamika kehidupan perkotaan.
"Setelah berbagai persoalan
yang dihadapi kota, masyarakat tetap membutuhkan ruang untuk menyegarkan
pikiran dan menjaga kebugaran tubuh," ujar Farhan saat menghadiri Gerakan
Senam Masyarakat di Lapangan Badak, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, gaya hidup sehat harus
dibangun melalui kebiasaan sederhana seperti berolahraga, menikmati ruang
terbuka, dan melakukan aktivitas yang menghadirkan rasa bahagia. Kondisi
tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Untuk mendukung hal itu, Pemkot Bandung tengah memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan drainase, hingga penataan trotoar yang ramah bagi pejalan kaki, penyandang disabilitas, dan pesepeda.

Warga Bandung melakukan senam bersama
Farhan menegaskan, pembangunan kota
yang berorientasi pada manusia menjadi fondasi penting dalam menciptakan
lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Selain infrastruktur, sejumlah taman
kota juga akan ditata agar lebih menarik dan inklusif. Ruang publik tersebut
diharapkan menjadi tempat warga berolahraga, bersosialisasi, sekaligus menjaga
kesehatan mental di tengah aktivitas perkotaan yang padat.
“Bandung harus menjadi kota yang
sehat dan membahagiakan warganya, baik secara fisik maupun mental,” tegas
Farhan.
