Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemerintah Lanjutkan Program Magang dan Vokasi, Siapkan 370 Ribu Peserta Perkuat SDM dan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 | 23:31 WIB Last Updated 2026-06-22T16:31:37Z
Klik
Menaker Yassieli bersama Menko Perekonomi Airlangga Hartanto



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah melanjutkan Program Magang Nasional dan pelatihan vokasi pada Semester II Tahun 2026 sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi untuk menjaga pertumbuhan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan program magang dan vokasi menjadi salah satu instrumen strategis untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat serta menyiapkan tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap memasuki dunia kerja.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,26 triliun, terdiri atas Rp4,14 triliun untuk Program Magang Nasional bagi 150 ribu peserta dan Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi yang diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan SMK serta 50 ribu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 atau MagangHub menunjukkan capaian positif. Sebanyak 102,6 ribu peserta berhasil ditempatkan di 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah dari total 370,5 ribu pendaftar.

Yassierli menegaskan Kemnaker terus memperkuat ekosistem pelatihan vokasi nasional



Selain memperoleh uang saku setara upah minimum, peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan mentor, serta kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 84 persen peserta dan perusahaan penyelenggara menyatakan puas terhadap program tersebut.

“Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills peserta, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas serta membantu memperkuat kondisi ekonomi keluarga,” ujar Yassierli, Senin (22/6/2026).

Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan akan terus memperkuat ekosistem pelatihan vokasi nasional melalui peningkatan kualitas pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penguatan infrastruktur agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang adaptif, berdaya saing, dan sesuai kebutuhan industri.

×
Berita Terbaru Update