Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft, Percepat Lahirnya Talenta AI Siap Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:12 WIB Last Updated 2026-07-28T12:12:41Z
Klik
Menaker Yassuerli : membuka AI Career Boost Day 2026 di Jakarta



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kolaborasi dengan GreatNusa dan Microsoft Indonesia untuk mencetak talenta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang siap menghadapi perubahan kebutuhan pasar kerja. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat lahirnya sumber daya manusia digital yang kompetitif di era transformasi teknologi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, penguasaan AI kini menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan dunia industri. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan perusahaan teknologi dinilai penting untuk menghasilkan tenaga kerja yang adaptif dan mampu bersaing di tingkat global.

Saat membuka AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa (28/7/2026), Yassierli menegaskan bahwa perkembangan AI bukan ancaman bagi dunia kerja, melainkan peluang untuk melahirkan profesi dan lapangan kerja baru. Tantangannya adalah memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kemnaker terus memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK) dengan menghadirkan pelatihan AI dan keterampilan digital, baik secara tatap muka maupun daring. 

Selain itu, layanan job fair digital juga terus dikembangkan agar proses pencocokan antara pencari kerja dan dunia usaha menjadi lebih cepat dan efektif.

Kemnaker : memperkuat kolaborasi dengan GreatNusa dan Microsoft Indonesia untuk mencetak talenta AI



Yassierli menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan manusia seperti berpikir kritis, berkolaborasi, mengambil keputusan, dan berempati yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan buatan.


"Kami ingin pelatihan, sertifikasi, dan akses kerja menjadi satu ekosistem yang saling terhubung sehingga lahir talenta AI Indonesia yang siap menghadapi persaingan global sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," tegas Yassierli. (*/red).

×
Berita Terbaru Update