![]() |
| Walkot Bandung Farhan bersama Peserta didik baru dan para guru saat pembukaan MPLS 2026 |
Dalam peninjauannya di SMP Negeri
3, SMP Negeri 10, SD Negeri 047, dan SMP Negeri 43, Farhan menyatakan tidak ada
lagi anak yang tidak mendapatkan kursi sekolah pada awal tahun ajaran baru.
"Alhamdulillah, hari ini tidak
ada satu pun anak di Kota Bandung yang tidak mendapatkan kursi di sekolah
masing-masing," ujarnya.
Farhan menjelaskan, tahun ini
sekitar 22 ribu siswa diterima di SD Negeri, 19 ribu siswa di SMP Negeri, serta
sekitar 10 ribu siswa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta. Dengan
demikian, total peserta didik baru di Kota Bandung mencapai sekitar 51 ribu
hingga 52 ribu anak.
Menurutnya, Pemkot Bandung juga
tetap memberikan dukungan kepada siswa yang bersekolah di sekolah swasta
melalui berbagai program bantuan pendidikan agar seluruh anak memperoleh
kesempatan belajar yang setara.
Farhan bersama para guru SMP 43 Bandung saat meninjau MPLS
Meski demikian, Farhan mengakui
masih terdapat sejumlah wilayah yang belum memiliki akses sekolah yang memadai.
Karena itu, pembangunan sekolah baru akan diprioritaskan di kawasan yang masih
menjadi blank spot layanan pendidikan.
Selain memperluas akses pendidikan
formal, Pemkot Bandung juga menyiapkan jalur pendidikan kesetaraan melalui
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi anak-anak yang belum pernah
bersekolah.
Farhan berharap pelaksanaan MPLS
menjadi awal yang positif bagi seluruh peserta didik baru untuk mengenal
lingkungan sekolah, membangun karakter, serta mempersiapkan diri mengikuti
proses pembelajaran secara optimal sepanjang tahun ajaran baru. (ziz/red).
